Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Polsek Kunto Darussalam Tangkap Bendahara BUMDes Kota Intan Terkait Dugaan Penggelapan Dana Tabungan

ROKAN HULU — Unit Reskrim Polsek Kunto Darussalam menangkap seorang perempuan berinisial ER (46), yang telah ditetapkan sebagai ...

Postingan Populer

Sabtu, 29 Agustus 2026

Polsek Kunto Darussalam Tangkap Bendahara BUMDes Kota Intan Terkait Dugaan Penggelapan Dana Tabungan



ROKAN HULU — Unit Reskrim Polsek Kunto Darussalam menangkap seorang perempuan berinisial ER (46), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana penggelapan dana tabungan nasabah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kota Intan Amanah, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Tersangka diamankan polisi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengumpulkan dokumen yang berkaitan dengan dugaan penggelapan dana tabungan masyarakat di BUMDes Kota Intan Amanah.

Kasus tersebut bermula dari laporan seorang warga, Ibandri (56), yang melaporkan dugaan hilangnya dana tabungan miliknya di BUMDes Kota Intan Amanah. Peristiwa itu diketahui setelah pelapor hendak menarik seluruh dana tabungannya, namun pihak BUMDes disebut tidak memiliki dana untuk mengembalikan uang tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelapor sebelumnya memiliki tabungan atas nama istrinya, Adariah, di BUMDes Kota Intan Amanah dengan saldo awal sebesar Rp117,85 juta pada 22 Oktober 2021. Setelah sejumlah penarikan, saldo tersebut menjadi Rp38 juta pada 11 Juli 2024. Kemudian pada 1 September 2024, pelapor kembali melakukan setoran sebesar Rp102 juta sehingga saldo menjadi Rp140 juta.

Pada 6 September 2024, pelapor memindahkan saldo Rp140 juta tersebut dari rekening atas nama istrinya ke rekening atas nama dirinya. Namun, ketika pelapor hendak menarik seluruh dana yang tersimpan, diketahui uang tersebut sudah tidak tersedia. Selain itu, berdasarkan hasil penelusuran, rekening atas nama pelapor juga disebut tidak tercatat sebagai nasabah BUMDes Kota Intan Amanah.

Tidak hanya pelapor, polisi menemukan terdapat lima warga lainnya yang juga mengalami persoalan serupa, yakni tercatat memiliki tabungan tetapi tidak terdaftar sebagai nasabah BUMDes. Para warga sebelumnya telah beberapa kali melakukan musyawarah untuk mencari penyelesaian dan meminta pengembalian dana, namun persoalan tersebut belum terselesaikan hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian pada 17 Desember 2025.

Dalam proses penyidikan, Unit Reskrim Polsek Kunto Darussalam telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan BUMDes. Polisi juga mengamankan sejumlah dokumen dan melakukan gelar perkara sebelum menetapkan ER sebagai tersangka pada 20 April 2026.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik telah dua kali melayangkan panggilan untuk pemeriksaan. Namun, tersangka disebut tidak memenuhi panggilan tersebut. Polisi kemudian melakukan upaya paksa dengan mengamankan tersangka pada Kamis malam dan membawanya ke Polsek Kunto Darussalam untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Dalam perkara ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya buku simpanan sukarela atas nama Adariah, buku simpanan sukarela atas nama Ibandri beserta slip setoran, serta laporan audit dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 486 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan tindak pidana penggelapan.

Kapolsek Kunto Darussalam akp Joko frasanta menegaskan proses hukum terhadap perkara tersebut masih terus berjalan. Penyidik akan melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh fakta serta dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana tabungan masyarakat di BUMDes Kota Intan Amanah. *(Humas Polres Rohul)*

Demi Generasi Emas Rohul,! Kades Sontang Zulfahrianto, SE Hibahkan 20 Hektar Tanah Untuk Pembangunan SNT Rohul

(Rohul) Pasir Pengaraian-- Semangat membangun pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kembali mendapat dukungan besar oleh Kepala Desa Sontang Zulfahrianto , SE Kecamatan Bonai Darussalam.

Rabu (26/8/2026), di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Rokan Hulu, Kades Sontang Zulfahrianto, SE resmi menandatangani Berita Acara Hibah Tanah seluas 20 Hektare kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. 

Lahan tersebut diperuntukkan untuk rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Sekolah yang diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan di Bumi Lancang Kuning.

"Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat dan semakin membuat Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu makin maju dan kuat," ujar Zulfahrianto, SE dengan suara mantap saat penyerahan.

Bagi Kades Sontang Zulfahrianto, SE ini bukan sekadar hibah tanah. Ini adalah wujud kepedulian seorang pemimpin desa terhadap masa depan anak-anak Rokan Hulu.  
"Saya berharap tanah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat luas dan menjadi pusat pendidikan unggulan di Rokan Hulu," harap Zulfahrianto, SE.

Langkah Kades asal Sontang ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM.  
Bupati menyebut kehadiran SNT adalah langkah strategis untuk mencetak "generasi emas Rokan Hulu" yang berdaya saing nasional.

Hadir menyaksikan momen bersejarah ini, Forkopimda, perwakilan BPKAD, Dinas Pendidikan, DPMD, PUPR, Baperida, Bagian Hukum, dan Camat Bonai Darussalam Elfitrend Saputra, S.Kom., M.IP.

Bupati Rohul Anton, ST MM menegaskan, hibah dari Kades Sontang Zulfahrianto, SE ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah. 
"Ini kekuatan kita. Ketika desa dan daerah satu visi membangun SDM, maka Rokan Hulu akan maju," ucap Bupati.

Dengan hibah 20 Ha ini, Pemda Rokan Hulu kini selangkah lebih dekat untuk mewujudkan SNT. Dan nama Kades Sontang Zulfahrianto, SE akan tercatat sebagai salah satu putra daerah yang menaruh cintanya pada pendidikan.


Jumat, 28 Agustus 2026

Jaga kamtibmas Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta  - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Serda Catur Handoko bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Jum'at (28/08/2026).

Selain melaksanakan patroli malam, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari bahaya kebakaran serta situasi tetap aman dan kondusif."tegas Serda Catur.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujudkan Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Eva Agus melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis (27/08/2026).

Koptu Eva Agus menegaskan Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Patroli keamanan ini akan terus kita lakukan secara rutin dan intensif guna menjaga keamanan dan kondusif di wilayah kota Surakarta, khususnya di Kecamatan Jebres ini."tegas Koptu Eva.

Penulis : Arda 72

Sambut HUT ke-81 RI  & HUT Ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0735/Surakarta Gelar Karya Bakti Bersih Sampah di Pasar Nusukan


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0735/Surakarta menggelar Apel Karya Bakti Bersih Sampah di Halaman Pasar Nusukan, Jl. Kapten Tendean, Kel. Nusukan, Kec. Banjarsari, Kamis (27/06/2026).

Kegiatan diawali dengan Apel bersama yang dipimpin langsung Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Bakti Lanud Adi Soemarmo, Kasdim 0735/Ska, perwakilan Korem 074/Wrt, Kapolsek Banjarsari, para Danramil jajaran, DLH Kota Surakarta, FKPPI, HIPAKAD, MTA, LDII, Linmas, Saka Wira Kartika, serta paguyuban Pasar Nusukan.

Dalam sambutannya, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Presiden dan wujud nyata kepedulian TNI terhadap fasilitas umum. 

"Pasar Nusukan adalah pusat kegiatan masyarakat. Sumber makanan kita dari sini. Jika lingkungan pasar bersih, maka akan berpengaruh pada kesehatan masyarakat," tegasnya.

Uploaded Image

Dandim juga mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan di musim kemarau. "Saat membakar sampah dan tidak diawasi, api bisa menjalar dan menimbulkan kebakaran. Mari kita laksanakan kegiatan ini dengan tulus ikhlas sebagai amal ibadah," tambahnya.

Usai apel, seluruh peserta langsung bergerak melaksanakan pembersihan sampah di area Pasar Nusukan. Sasaran pembersihan meliputi area pedagang, saluran, dan titik-titik yang berpotensi menimbulkan bau serta menjadi sarang penyakit.

Kegiatan Apel Karya Bakti ini menjadi momentum memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Kota Surakarta, ormas, dan masyarakat. Sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Kesiapsiagaan, Pemantauan Keamanan Dilanjutkan Sambung Rasa




Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan keamanan dan ketertiban yang dilanjutkan dengan sambung rasa bersama jajaran pengamanan dan warga binaan, Kamis (27/8/2026).



Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, didampingi Kepala Subseksi Keamanan Andika Syaputra beserta jajaran.

Pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Penguatan personel dilakukan pada area dalam maupun sekitar Lapas, terutama pada titik-titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Selain itu, jajaran turut meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan Lapas dan warga binaan, termasuk pengendalian terhadap aktivitas keluar-masuk orang maupun barang. Pemantauan juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi provokasi, konflik maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat mengganggu stabilitas dan ketertiban Lapas.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran KPLP dan Seksi Administrasi Kamtib sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.

> “Pemantauan keamanan secara rutin merupakan bagian penting dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan. Saya mengapresiasi Ka.KPLP, Kasi Adm Kamtib beserta jajaran yang terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di seluruh area Lapas. Kesiapsiagaan harus menjadi tanggung jawab bersama dan dilaksanakan secara konsisten,” ujar Efendi P. Purba.

Sementara itu, Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar, menegaskan bahwa kegiatan pemantauan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan petugas sekaligus mengetahui secara langsung kondisi keamanan di lapangan.

> “Kami terus melakukan pemantauan secara langsung, baik di area dalam maupun sekitar Lapas, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi kerawanan. Dengan kehadiran petugas dan pengawasan yang maksimal, diharapkan setiap potensi gangguan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ungkap Freddy.

Senada, Kasi Adm Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik lingkungan, tetapi juga mencakup aktivitas warga binaan serta pengendalian keluar-masuk orang dan barang.

> “Pengamanan membutuhkan pengawasan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Melalui pemantauan ini, kami memastikan prosedur keamanan berjalan dengan baik, aktivitas warga binaan tetap terkendali, serta potensi provokasi maupun gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” jelas Subhan.

Usai pemantauan, kegiatan dilanjutkan dengan "sambung rasa" sebagai sarana komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara petugas dengan warga binaan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mengetahui kondisi dan berbagai hal yang berkembang di lingkungan Lapas.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sinergi antarjajaran, serta mengoptimalkan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

***Friska Manalu***

Kamis, 27 Agustus 2026

Revitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANGRevitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANG



Indramayu — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin. Memasuki periode Januari–Juli 2026, berbagai program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan mulai dirasakan di sejumlah sekolah.

Salah satu capaian yang menonjol adalah program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang menyasar 322 sekolah mulai jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program tersebut mencakup revitalisasi, rehabilitasi, hingga pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran bagi peserta didik.

Tidak hanya pembangunan fisik, perhatian juga diberikan terhadap kelengkapan fasilitas belajar. Pada jenjang SD, pemerintah memberikan bantuan 2.254 set meubelair, sedangkan untuk jenjang SMP disalurkan 1.856 set meubelair.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak sekadar memperbaiki tampilan sekolah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Salah seorang masyarakat, Ranti (38), warga Indramayu, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan. Menurutnya, kondisi sarana sekolah merupakan bagian penting dalam menunjang semangat belajar anak.

“Kalau ruang kelasnya nyaman dan fasilitasnya memadai, anak-anak juga lebih semangat belajar. Kami sebagai orang tua tentu berharap program seperti ini terus dilanjutkan dan merata,” ujarnya.

Senada dengan itu, Deni (45), salah seorang warga yang memiliki anak usia sekolah, menilai peningkatan fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda Indramayu.

“Pendidikan bukan hanya soal belajar di dalam kelas, tetapi juga bagaimana anak mendapatkan lingkungan yang layak. Bantuan meubelair dan perbaikan sekolah tentu sangat membantu,” katanya.

Program peningkatan sarana dan prasarana tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Indramayu dalam mendorong pemerataan kualitas layanan pendidikan. Dengan jumlah sekolah yang mendapat intervensi cukup besar, pemerintah menunjukkan upaya untuk membangun fondasi pendidikan yang lebih baik dari tingkat dasar hingga menengah pertama.

Capaian Januari–Juli 2026 ini sekaligus menjadi gambaran bahwa agenda pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyediaan fasilitas yang menunjang kualitas sumber daya manusia.

Ke depan, keberlanjutan program, pemerataan bantuan, serta pengawasan terhadap kualitas pembangunan menjadi hal penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa, guru, dan masyarakat.

Dengan sarana pendidikan yang semakin baik, langkah menuju Indramayu REANG sebuah daerah yang diharapkan semakin maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dapat terus diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, salah satunya pendidikan.

Dari Desa hingga Kabupaten, Infrastruktur Indramayu Dipercepat di Era Lucky Hakim–Syaefudin



Indramayu — Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi Indramayu REANG. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, berbagai pekerjaan infrastruktur terus digenjot, mulai dari perbaikan jalan hingga normalisasi sungai dan peningkatan jaringan irigasi.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin untuk menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas, aktivitas ekonomi, pertanian, dan kualitas lingkungan.

Di bidang jalan, Pemkab Indramayu mencatat perbaikan jalan lingkungan sepanjang 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, serta jalan kabupaten 23.160 meter.

Jika diakumulasikan, penanganan pada tiga kategori jalan tersebut mencapai 74.658 meter atau sekitar 74,6 kilometer. Angka ini menunjukkan besarnya perhatian pemerintah daerah terhadap konektivitas masyarakat, baik di lingkungan permukiman, wilayah pedesaan, maupun jalur yang menjadi kewenangan kabupaten.

Tak hanya jalan, pembangunan infrastruktur juga menyasar sektor sumber daya air. Normalisasi sungai dan saluran pembuang telah mencapai 60.170 meter, sementara peningkatan jaringan irigasi permukaan mencapai 6.110 meter.

Program tersebut memiliki arti penting bagi daerah yang aktivitas masyarakatnya banyak bergantung pada sektor pertanian. Saluran air yang berfungsi dengan baik dapat membantu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sekaligus mendukung pengelolaan air ketika terjadi peningkatan debit.

Sementara itu, dari sisi penerangan, pemerintah daerah juga terus memperkuat fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU). Hingga Desember 2026, ditargetkan terdapat 3.199 titik PJU yang terpasang.

Penerangan jalan bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari.

Bagi masyarakat, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu bentuk kinerja pemerintah yang paling mudah dirasakan secara langsung. Jalan yang lebih baik memperlancar perjalanan, saluran air yang tertata membantu aktivitas pertanian, sedangkan PJU membuat masyarakat lebih nyaman saat beraktivitas pada malam hari.

Salah seorang warga Indramayu, Asep (40), menyambut positif pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah daerah.

“Kalau jalan diperbaiki, masyarakat tentu sangat terbantu. Mobilitas menjadi lebih lancar dan akses menuju pusat ekonomi maupun fasilitas umum juga semakin mudah. Kami berharap pembangunan seperti ini terus berlanjut dan merata sampai ke pelosok desa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti (38), warga lainnya. Ia menilai pembangunan infrastruktur akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara berkelanjutan dan disertai pemeliharaan.

“Perbaikan jalan dan saluran air sangat penting bagi masyarakat. Harapannya bukan hanya diperbaiki, tetapi juga dirawat supaya manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Capaian sepanjang Januari–Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari perjalanan Pemkab Indramayu dalam membangun daerah secara bertahap dan berkelanjutan. Infrastruktur tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai fondasi untuk menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan perbaikan jalan yang mencapai puluhan kilometer, normalisasi saluran air lebih dari 60 kilometer, peningkatan jaringan irigasi, serta penambahan ribuan titik penerangan jalan, pembangunan infrastruktur diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru.

Pada akhirnya, semangat Indramayu REANG akan semakin terasa ketika pembangunan yang dilakukan pemerintah mampu hadir hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat: jalan yang mudah dilalui, saluran air yang berfungsi, irigasi yang mendukung pertanian, dan jalan yang terang ketika malam tiba.

Pembangunan pun bukan sekadar soal panjang jalan atau jumlah titik PJU, tetapi tentang menghadirkan akses, konektivitas, keamanan, dan kemudahan bagi masyarakat Indramayu. (Rochmanto)

Polsek Rambah Hilir Ungkap Peredaran Sabu di Desa Pasir Jaya, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 5 Gram




ROKAN HULU — Tim gabungan Satresnarkoba Polres Rokan Hulu bersama Polsek Rambah Hilir mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam pengungkapan tersebut, dua pria, yakni WJ dan YS, diamankan bersama sejumlah barang bukti narkotika dengan berat kotor mencapai 5 gram.



Pengungkapan dilakukan pada Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 19.45 WIB, di sebuah rumah yang berada di Dusun Tegal Rejo RT 007 RW 003, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Desa Pasir Jaya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Rambah Hilir berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu dan memerintahkan personel melakukan penyelidikan. Setelah informasi dinyatakan mengarah pada adanya aktivitas narkotika, tim kemudian melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Dusun Tegal Rejo dan mengamankan tiga orang laki-laki.

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, petugas menemukan sebuah kotak rokok Duta warna hitam yang berisi satu sendok dari pipet, satu plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu, serta enam plastik klip ukuran kecil yang juga diduga berisi sabu. Petugas turut menemukan kotak rokok DJI Sam Soe warna hitam berisi enam pipet, tiga kaca pirex dan satu sendok dari pipet, serta dua buah bong.

Dari hasil pemeriksaan awal, salah seorang yang diamankan, yakni WJ, mengakui bahwa paket-paket sabu tersebut merupakan miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial A yang berada di Desa Kepayang, Kecamatan Kepenuhan.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di rumah WJ yang berada di Desa Pasir Jaya. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan sebuah bantal yang di dalamnya terdapat plastik asoy warna biru. Di dalamnya ditemukan satu timbangan digital, satu bong, satu sendok yang terbuat dari kertas, serta sejumlah plastik klip yang diduga digunakan untuk menyimpan narkotika jenis sabu.

Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan berupa sejumlah paket sabu dengan berat kotor sekitar 5 gram, timbangan digital, bong, kaca pirex, pipet, sendok, plastik klip, kotak rokok, serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. melalui jajaran Satresnarkoba Polres Rokan Hulu dan Polsek Rambah Hilir menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkotika hingga ke tingkat wilayah dan desa.

“Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan setiap pelaku yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan di Polsek Rambah Hilir untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

***Friska Manalu*** 
 *(Humas Polres Rohul)*

Kodam IV/Diponegoro Siagakan Kekuatan Teritorial Hadapi Karhutla 2026


Uploaded Image

Semarang — Memasuki puncak musim kemarau 2026, Kodam IV/Diponegoro memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penguatan dilakukan melalui optimalisasi satuan kewilayahan mulai dari Korem, Kodim, Koramil hingga Babinsa, dengan mengedepankan langkah pencegahan, deteksi dini, patroli, edukasi masyarakat, kesiapan personel dan peralatan, koordinasi lintas sektor serta respons cepat apabila terjadi kebakaran.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kerawanan kebakaran selama musim kemarau. Hingga 23 Agustus 2026, tercatat 232 kejadian Karhutla di Jawa Tengah yang berdampak terhadap sekitar 194 hektare lahan dan 213 hektare kawasan hutan. Sementara di DIY, hingga 26 Agustus tercatat 46 kejadian kebakaran lahan dan hutan dengan luas terdampak sekitar 45,97 hektare. Kondisi kering, vegetasi yang mudah terbakar dan aktivitas manusia menjadi faktor yang perlu terus diantisipasi. BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta juga menetapkan seluruh wilayah DIY dalam kategori Awas potensi Karhutla periode 23–29 Agustus 2026.

Uploaded Image

Merespons kondisi tersebut, satuan kewilayahan Kodam IV/Diponegoro telah memperkuat patroli dan pemantauan kawasan rawan, khususnya hutan, lahan pertanian, perkebunan, semak belukar, lereng pegunungan dan wilayah yang memiliki potensi kebakaran. Babinsa yang berada langsung di tengah masyarakat menjadi unsur penting dalam melakukan pemantauan kondisi wilayah sekaligus membangun komunikasi dengan perangkat desa dan masyarakat.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui komunikasi sosial dan edukasi kepada masyarakat. Babinsa mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api. Pendekatan tersebut menjadi penting karena sebagian kebakaran berawal dari aktivitas manusia yang tidak terkendali, terutama ketika kondisi lahan sangat kering.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Kodam IV/Diponegoro menyiagakan personel dan peralatan pemadaman cepat melalui jajaran satuan kewilayahan guna mendukung pemerintah daerah dan BPBD. Kekuatan tersebut diprioritaskan untuk membantu menangani titik api di kawasan hutan, lahan kering, perbukitan maupun medan ekstrem yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Bersamaan dengan itu, Kodim, Koramil dan Babinsa memperkuat patroli serta deteksi dini bersama BPBD, Polri, Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan dan masyarakat. Kesiapan pemadaman awal serta koordinasi penyediaan armada air terus diperkuat di wilayah kabupaten/kota yang memiliki potensi Karhutla. Dengan pola tersebut, ketika titik api terdeteksi, unsur terdekat dapat segera bergerak melakukan pengendalian, pemadaman dan pendinginan sebelum api berkembang lebih luas.

Kesiapan tersebut telah diterapkan dalam penanganan berbagai kejadian Karhutla di wilayah jajaran, antara lain Pati, Brebes, Kendal, Blora, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri hingga Gunungkidul. Secara umum, pola penanganan dilakukan dengan mengutamakan kecepatan deteksi, pengerahan personel, isolasi titik api, pemadaman, pendinginan dan pemantauan pascakebakaran.

Pada kawasan hutan dan perbukitan, kekuatan kewilayahan memiliki nilai strategis karena prajurit lebih memahami akses, kondisi medan dan karakter masyarakat setempat. Personel dapat membantu mengarahkan unsur pemadam menuju lokasi, membuka akses, melakukan pengamanan serta membantu pemadaman awal. Setelah api dinyatakan padam, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.

Di wilayah dengan karakter lahan pertanian dan perkebunan, satuan kewilayahan memperkuat komunikasi dengan petani dan masyarakat untuk mencegah pembakaran yang berpotensi tidak terkendali. Sementara di kawasan hutan, perhatian diarahkan pada patroli, pengawasan aktivitas masyarakat serta deteksi terhadap kepulan asap sejak dini.

Uploaded Image

Dalam pelaksanaannya, Babinsa menjadi mata dan telinga di tingkat desa, Koramil sebagai simpul koordinasi di tingkat kecamatan, sedangkan Kodim mengintegrasikan dukungan di tingkat kabupaten/kota. Struktur kewilayahan tersebut menjadi kekuatan penting Kodam IV/Diponegoro dalam membangun sistem respons yang cepat dan berjenjang.

Pada akhirnya, kesiapsiagaan Karhutla tidak sekadar persoalan pemadaman, tetapi rantai upaya yang dimulai dari pencegahan, patroli, deteksi dini, pelaporan, kesiapan kekuatan, respons cepat hingga pemantauan pascakebakaran. Dalam rangkaian tersebut, Kodam IV/Diponegoro melalui satuan kewilayahannya hadir sebagai bagian penting dalam memastikan setiap potensi Karhutla dapat segera diketahui dan ditangani.

Dari tingkat desa hingga komando kewilayahan, Kodam IV/Diponegoro terus memperkuat kesiapan personel, peralatan dan koordinasi untuk menghadapi Karhutla di Jawa Tengah dan DIY. Upaya tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan nyata untuk melindungi masyarakat, lingkungan dan wilayah dari ancaman kebakaran selama musim kemarau 2026. 

(Pendam IV/Diponegoro)

Langkah Nyata Pendidikan, Sekolah Rakyat Desa Cikawung Terisi, Wujud Visi Indramayu REANG di Bawah Kepemimpinan Lucky Hakim–Syaefudin

INDRAMAYU — Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, pemerintahan Bupati Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin terus melangkah mantap mewujudkan visi besar pembangunan daerah yang dikenal dengan semangat “Indramayu REANG”. Salah satu wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap masa depan generasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menjadi prioritas utama adalah pengembangan dan pengelolaan Sekolah Rakyat, sebuah lembaga pendidikan yang dirancang untuk menjangkau dan melayani putra-putri masyarakat secara luas dan merata.
 
Sekolah Rakyat ini berkedudukan di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu — wilayah yang secara strategis menjangkau masyarakat di kawasan pedesaan agar akses pendidikan yang layak dan berkualitas tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi dapat dirasakan hingga ke pelosok desa. Kehadiran sekolah ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana pendidikan yang terjangkau, aman, dan mampu menampung jumlah peserta didik yang terus bertambah dari tahun ke tahun.
 
Pada tahun ajaran 2026, Sekolah Rakyat Desa Cikawung telah beroperasi dengan jumlah peserta didik yang cukup besar dan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, yaitu sebanyak 370 siswa. Angka ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan ini sangat baik, sekaligus menandakan bahwa upaya pemerintahan Lucky Hakim–Syaefudin dalam mendorong partisipasi pendidikan di tingkat akar rumput mulai membuahkan hasil nyata.
 
Secara fisik dan tata ruang, Sekolah Rakyat berdiri di atas hamparan lahan yang sangat luas, yaitu kurang lebih 10 hektar. Luas lahan yang sedemikian besar ini bukan sekadar ukuran, melainkan sebuah perencanaan jangka panjang yang matang. Dengan lahan seluas itu, pengelolaan sekolah dapat dilakukan secara optimal, baik untuk pembangunan ruang kelas, penyediaan ruang administrasi, maupun sarana penunjang pendidikan lainnya seperti lapangan olahraga, ruang kegiatan siswa, perpustakaan, area hijau, hingga tempat ibadah yang nyaman dan memadai.
 
Dengan dasar lahan yang luas dan perencanaan yang terarah, Sekolah Rakyat Desa Cikawung memiliki kapasitas daya tampung yang besar dan mampu berkembang secara bertahap. Secara keseluruhan, sekolah ini dirancang untuk dapat menampung hingga 1.000 siswa. Artinya, masih ada ruang dan peluang yang cukup luas untuk menambah jumlah peserta didik secara bertahap di tahun-tahun mendatang, seiring dengan penambahan fasilitas dan penyempurnaan sarana prasarana pendidikan. Kapasitas ini juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan pendidikan tidak hanya dari Desa Cikawung sendiri, tetapi juga dari desa-desa dan kecamatan-kecamatan di sekitarnya.
 
Kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama kemajuan suatu daerah. Visi Indramayu REANG tidak akan tercapai tanpa generasi muda yang cerdas, terdidik, berakhlak mulia, dan memiliki keterampilan yang memadai. Oleh karena itu, pembangunan pendidikan tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai investasi jangka panjang yang paling berharga bagi masa depan Kabupaten Indramayu.
 
Kehadiran Sekolah Rakyat di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, menjadi bukti konkret bahwa pemerintahan daerah hadir dan berpihak kepada rakyat, terutama rakyat kecil di pedesaan. Sekolah ini dibangun bukan untuk kepentingan sesaat, melainkan untuk jangka panjang — sebagai wadah mencerdaskan kehidupan bangsa di daerah, mencetak generasi penerus yang tangguh, mandiri, dan mampu membawa Indramayu menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat.
 
Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus memantau, membina, dan menyempurnakan pengelolaan Sekolah Rakyat ini agar berjalan sesuai tujuan awalnya: memberikan pendidikan yang berkualitas, merata, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Langkah yang telah ditempuh sepanjang Januari–Juli 2026 ini menjadi awal yang baik dan semangat untuk terus bekerja menyelesaikan seluruh program pembangunan, demi mewujudkan cita-cita besar Indramayu REANG — daerah yang nyata perubahannya, dirasakan manfaatnya, dan dicintai rakyatnya.

((Red.))

Berantas Narkotika, Polsek Kabun Tangkap Pengedar Sabu, Satu Paket Seberat 1,39 Gram Diamankan




ROKAN HULU — Kepolisian Sektor (Polsek) Kabun mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang laki-laki berinisial J alias IJEP beserta barang bukti satu paket sabu dengan berat kotor 1,39 gram.



Pengungkapan dilakukan pada Minggu, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, di pinggir Jalan Poros Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Kabun IPTU Jerri Paulus Sinaga, S.H. memerintahkan Unit Reskrim Polsek Kabun melakukan penyelidikan. Petugas kemudian menemukan seorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan dan langsung melakukan pemeriksaan.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap J alias IJEP, petugas tidak menemukan narkotika pada tubuhnya. Namun, ketika petugas melakukan penggeledahan di sebuah pondok yang berada di ladang milik yang bersangkutan, ditemukan satu paket sabu yang disimpan di atas atap seng dan diselipkan dalam plastik klip bening.

Di hadapan petugas dan masyarakat yang menyaksikan penggeledahan, yang bersangkutan mengakui bahwa paket sabu tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial M yang berada di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

Selain satu paket sabu dengan berat kotor 1,39 gram, polisi turut mengamankan satu buah mancis, satu buah pipet sendok, satu unit telepon seluler merek Oppo warna biru, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BM 5521 MAX, serta uang tunai Rp400 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika.

Hasil pemeriksaan urine sementara terhadap J alias IJEP juga menunjukkan hasil positif mengandung amphetamine. Selanjutnya, tersangka bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Kabun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kabun IPTU Jerri Paulus Sinaga, S.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Kabun.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika. Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, di antaranya Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

***Friska Manalu***
*(Humas Polres Rohul)*

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Sertu Tonny H melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Laweyan Kota Surakarta.Rabu (27/06/ 2026)

Dikatakan Sertu Tony Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat berkumpulnya warga di wilayah kecamatan Laweyan.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Sinergi dengan Polres Rokan Hulu, Fokus Pengamanan dan Pencegahan Narkoba




Rokan Hulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat sinergi dengan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu, khususnya dalam mendukung pengamanan dan pencegahan gangguan keamanan serta peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan pada Rabu (26/8/2026).



Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi ke Polres Rokan Hulu yang dilaksanakan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Freddy Rinadi Siregar bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria serta sejumlah staf.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangarayan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Tony Prawira, serta Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu yang dipimpin Kasat Narkoba IPTU Dendy Gustianto.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari langkah strategis Lapas Pasir Pangarayan dalam memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya terkait aspek keamanan, penanganan potensi gangguan kamtib, serta pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Ka. KPLP Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Freddy Rinadi Siregar, mengatakan bahwa sinergi dengan jajaran Polres Rokan Hulu sangat penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di lingkungan Lapas.

“Silaturahmi dan koordinasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat sinergi dengan Polres Rokan Hulu. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin dapat semakin ditingkatkan, sehingga pengamanan di Lapas dapat berjalan semakin optimal serta berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Freddy.

Sementara itu, Kasi Adm Kamtib Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Moch. Subhan Zakaria, menegaskan bahwa koordinasi dengan jajaran kepolisian menjadi langkah penting dalam mendukung pelaksanaan tugas keamanan dan ketertiban, terutama dalam menghadapi berbagai potensi gangguan yang dapat terjadi di lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan komunikasi antara Lapas dengan Polres Rokan Hulu, khususnya Satreskrim dan Satresnarkoba. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan informasi dapat tersampaikan dengan cepat dan langkah-langkah pencegahan maupun penanganan gangguan keamanan dapat dilakukan secara lebih efektif,” ungkap Subhan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder terkait. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, kondusif, sekaligus mendukung upaya bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan gangguan keamanan.

Kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan melalui penguatan kerja sama dengan jajaran Polres Rokan Hulu.

**"Friska Manalu*""

Apresiasi Kinerja Polsek Kepenuhan, Wabup Rohul Syafaruddin Poti Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba




Rokan Hulu-Jajaran Polsek Kepenuhan Polres Rohul kembali melaksanakan silaturahmi sekaligus menghadiri acara Keluar Suluk Majelis ZikirTareqat Naqsabandi Baiturrahim, Iptu Jonnes SH memimpin langsung kegiatan ke rumah suluk yang terletak di RW 005 Usau Kelurahan Kepenuhan Tengah Kehadiran Kapolsek merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan sekaligus mempererat sinergi dengan para ulama, tokoh agama, dan masyarakat khusunya di Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu Rabu (26/8/2026) Sore



Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Rohul H.Syafaruddin Poti S.H.M.M menyampaikan apresiasi atas langkah humanis yang dilakukan Kapolsek Kepenuhan dalam menangani persoalan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan yang mengedepankan pembinaan keagamaan dan penguatan mental yang menjadi salah satu ikhtiar penting dalam membantu para peserta meninggalkan penyalahgunaan narkoba dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Selain itu Kapolsek Iptu Jonnes juga menghadirkan empat Peserta Program kegiatan Pembinaan dan Pemulihan terhadap Pecandu / Pengguna narkoba yang digagas oleh polsek Kepenuhan turut mengikuti Suluk 10 Hari di Suluk Baiturrahim Kota Tengah yakni Anto (33) Rahmad Kurnia (25) Erwandi Firmansyah (25) dan Aditya Setiawan (17) Keempatnya adalah Warga di Wilayah Hukum Kepenuhan

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra S.IK SH M.Si saat dikonfirmasikan Reporter Media Ini mengatakan bahwa tujuan dari silaturahmi ke rumah suluk Tarekat Naqsabandiyah ini agar lebih mendekatkan hubungan Polri khususnya Polsek Kepenuhan kepada masyarakat.setempat

Tampak Hadir dalam kegiatan acara Keluar Suluk Majelis Zikir Tareqat Naqsabandi Baiturrahim Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti S.H., M.M, Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H dan KUA Kecamatan Kepenuhan M. Darwis S.Ag., M.Sy serta Lurah Kepenuhan Tengah H. Muhammad Arif, S.KM, Mursyid Suluk Tareqat Naqsabandi Baiturrahim SYECKH H. Ridwan dab Ustadz H.DR Yulihesman, S.Ag., M.Pd didampingi Pimpinan Ponpes Basma Darul Ilmi Wassadah Buya H.Muhammad Fadli serta Para Jama'ah Tareqat Naqsabandi Baiturrahim acara diakhiri usai
Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baiturrahman dan Berkhatam di Madrasah Suluk Baiturrahim dilanjutkan dengan Ceramah Agama lalu Perjamuan / makan bersama.
***Friska Manalu***

Rabu, 26 Agustus 2026

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Spiritual Warga Binaan Lewat Ceramah Agama





Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H di Masjid At-Taubah Lapas Pasir Pangarayan pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan guna memperkuat pembinaan kepribadian, khususnya pada aspek mental dan spiritual para warga binaan yang beragama Islam.



Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh Kepala Lapas Pasir Pangarayan Efendi P Purba, Kasi Binadik & Giatja Andi Rahman dan diikuti oleh petugas, serta para warga binaan Lapas Pasir Pangarayan. Guna memberikan pencerahan rohani yang mendalam, pihak Lapas menghadirkan ustadz Ambrizal AB untuk menyampaikan ceramah agama mengenai keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW. 



Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa peringatan hari besar keagamaan seperti ini merupakan instrumen penting dalam menyukseskan program reintegrasi sosial melalui pendekatan rohani.



"Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata dari pembinaan kepribadian bidang spiritual yang kami berikan kepada warga binaan. Kami berharap melalui momentum ini, para warga binaan dapat meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, memperbanyak introspeksi diri, dan mempertebal keimanan mereka selama menjalani masa pidana," ujar Efendi P. Purba.



Sepanjang acara, warga binaan terlihat menyimak untaian nasihat yang disampaikan oleh penceramah. Melalui pembinaan berbasis keagamaan secara rutin di Masjid At-Taubah, Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus membimbing warga binaan agar memiliki fondasi keagamaan yang kuat, sehingga siap kembali ke tengah masyarakat dengan karakter yang lebih baik.

***Friska Manalu***

Bahu-Membahu Padamkan Api, Regu Pemadam Kodim Wonogiri dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Giritirto


Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam dari Kodim 0728/Wonogiri bersama unsur gabungan dari Polri, BPBD, SAR, dan masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan lahan jati Perhutani, Kelurahan Giritirto, Kabupaten Wonogiri. Rabu (26/08/2026).

Kebakaran terjadi di area perbukitan dengan kondisi vegetasi kering. Banyaknya daun dan ranting yang mudah terbakar membuat upaya pemadaman menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Personel gabungan melakukan penyemprotan air pada titik-titik api dan titik yang masih mengeluarkan asap. Setelah api berhasil dikendalikan, dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama unsur terkait merupakan wujud sinergi dalam penanganan bencana. 
"Pemadaman dilakukan bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan personel. Setelah api padam, petugas tetap melakukan pemantauan agar tidak ada titik api yang kembali menyala," ujarnya.

Masyarakat sekitar juga turut membantu proses pemadaman dan pemantauan. Sinergi seluruh unsur ini diharapkan dapat mempercepat penanganan serta meminimalkan dampak terhadap kawasan hutan dan lingkungan.

Petugas mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan kering.

Kegiatan pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan hingga lokasi benar-benar dinyatakan aman.

Penulis : Arda 72

Tanggap Bencal, Regu Pemadam Kodim Wonogiri Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Giritirto


Uploaded Image

Wonogiri — Regu pemadam dari Kodim 0728/Wonogiri bersama petugas gabungan dari Polri, BPBD, SAR, serta warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan lahan jati Perhutani, Kelurahan Giritirto, Kabupaten Wonogiri. Rabu, (26/8/2026)

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api kembali meluas dan merambat ke area hutan di sekitarnya. Kondisi medan yang berupa kawasan perbukitan dengan vegetasi kering serta banyaknya daun dan ranting yang mudah terbakar menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan penyemprotan air pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk sinergi dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan sekaligus melindungi lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

Uploaded Image

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan personel. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” ujar salah satu personel di lokasi.

Selain personel TNI, Polri, BPBD dan SAR, masyarakat sekitar turut membantu proses pemadaman dan pemantauan. Sinergi seluruh unsur tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap kawasan hutan dan lingkungan.

Petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang kondisinya kering.

Kegiatan pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan hingga kondisi lokasi benar-benar dinyatakan aman dari potensi munculnya kembali titik api.

Penulis : Arda 72

Polwan Goes To School Edukasi Siswa SMPN 6 Cirebon tentang Perlindungan dari Kekerasan Seksual


Cirebon Kota – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan Polwan Goes To School di SMPN 6 Kota Cirebon, Rabu (26/8/2026), sebagai bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “Menjaga dan Melindungi Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual”, dengan melibatkan jajaran Polwan Polres Cirebon Kota bersama pihak sekolah dan para siswa SMPN 6 Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Kaurmintu Sat Intelkam Polres Cirebon Kota Iptu Euis Tuti Herawati bersama sejumlah Polwan Polres Cirebon Kota, Kepala SMPN 6 Kota Cirebon Yudi Taryadu, S.Pd., M.M., Wakasek Bidang Humas Yati Mulyati, Wakasek Bidang Kesiswaan Noor Aen, M.Pd., serta para siswa sebagai peserta kegiatan.

Melalui program Polwan Goes To School, Polwan hadir langsung di tengah lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi yang dekat dengan kehidupan remaja, sekaligus mengajak para siswa lebih memahami pentingnya menjaga diri, menghormati orang lain, dan berani mengambil sikap ketika menghadapi situasi yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.

Materi edukasi disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia remaja, mulai dari mengenali pertemanan yang sehat, memahami personal boundaries atau batasan diri, berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang membuat tidak nyaman, hingga mengenali berbagai bentuk pelecehan dan kekerasan yang tidak selalu berbentuk kekerasan fisik.

Selain membahas kehidupan sehari-hari, Polwan juga mengajak para siswa memahami berbagai risiko di ruang digital, termasuk pentingnya menyaring informasi sebelum membagikan konten, menghindari cyberbullying, menjaga keamanan akun media sosial, serta memahami bahwa aktivitas di dunia maya tetap memiliki konsekuensi terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Iptu Euis Tuti Herawati menjelaskan bahwa kegiatan Polwan Goes To School merupakan kesempatan bagi Polwan untuk berinteraksi secara langsung dengan pelajar dan menyampaikan edukasi yang dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.

“Melalui Polwan Goes To School, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar, memberikan pemahaman bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai dan terlindungi, termasuk berani menjaga batasan dirinya serta menghormati batasan orang lain,” ujar Iptu Euis Tuti Herawati.

Ia menambahkan, generasi muda perlu dibekali pemahaman sejak dini agar mampu mengenali situasi yang tidak aman, berani berkata tidak, tidak takut mencari pertolongan, serta menggunakan media sosial secara bijak sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab dan mampu melindungi dirinya maupun lingkungan di sekitarnya.

Cegah TBC Sejak Dini, Babinsa Sudiroprajan Dampingi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ACF


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Sudiroprajan Koramil 04/Jebres Kodim Surakarta Koptu Devid Setyo W mendampingi pelaksanaan program _Active Case Finding_ atau ACF TBC di Pendopo Kelurahan Sudiroprajan, Jl. RE. Martadinata No.118, Kec. Jebres, Rabu (26/06/2026).

Program ACF ini merupakan skrining aktif untuk mendeteksi kasus TBC sedini mungkin guna menekan angka penularan di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi foto Rontgen Paru TBC, cek tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, kolesterol, asam urat, pemeriksaan darah lengkap, serta konsultasi kesehatan.

Kepala Puskesmas Purwodiningratan, dr. Bayu Sarwa Edi menyampaikan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. "Tujuannya untuk deteksi dini penyakit, mencegah, mengelola kondisi kronis, dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Koptu Devid Setyo W selaku Babinsa Sudiroprajan mengatakan, pendampingan ini merupakan bentuk sinergi TNI dengan tenaga kesehatan. 

"Kami berharap kehadiran Babinsa dapat membantu kelancaran kegiatan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi warga yang menjalani pemeriksaan," ungkapnya.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Program pemeriksaan gratis ini mendapat respons positif karena sangat membantu masyarakat dalam memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan TBC semakin meningkat.

Penulis : Arda 72