Juni 2024

Berita Terkini

Polsek Ujung Batu Amankan Pria Usai Aniaya Anak Kandung dengan Pisau

ROKAN HULU — Polsek Ujung Batu mengamankan seorang pria berinisial Y (44) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya yang m...

Postingan Populer

Minggu, 30 Juni 2024

Banjarwangunan, Diduga Maraknya Penjualan Obat Daftar G di Kota Cirebon




RN NEWS, CIREBON- Maraknya penjualan obat daftar G (Gevarijk) kini kembali menjamur di Wilayah Cirebon Kota, Jawa Barat, tepatnya di Desa Banjarwangunan gang Jagatamu RT 03 RW 04, dan diperparah lagi lokasi penjual obat tersebut diduga dekat dengan Musholla. Minggu, (30/6/2024). 

Penjualan obat tersebut dijaga ketat oleh sejumlah orang, bahkan beberapa awak media yang hendak melakukan konfirmasi pun sempat dihalang-halangi dan tidak diperbolehkan untuk meliput.

Sempat menanyakan kegiatan peredaran penjualan obat kepada warga sekitar, bahwa peredaran Obat memang beredar sudah sangat lama, dan sempat pula ditutupnya, sekarang baru buka kembali, dirasa warga mengetahui bahwa yang bertanya adalah sejumlah awak media, lalu dirinya menghentikan pembicaraan, dan menyampaikan, "aku gak ikut-ikutan loh mas", ujarnya kepada awak media.

Saat awak media menyambangi Polsek Mundu Polres Ciko (Cirebon Kota) untuk menyampaikan tentang maraknya peredaran Obat, anggota Polisi Polsek Mundu mengatakan untuk langsung konfirmasi ke Kapolsek saja baik secara langsung maupun via telpon WhatsApp.


Saat konfirmasi melalui telpon WhatsApp kepada Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota IPTU, Didi Sumardi, S, H. Dirinya menyampaikan bahwa baru menjabat sebagai Kapolsek Mundu, dan dirinya pun mengucapkan terima kasih atas informasinya, dan akan berkordinasi dengan Sat Narkoba guna melakukan tindakan.

Lokasi dugaan peredaran peredaran Obat daftar G di bawah ini.
Jawa Barat
https://maps.app.goo.gl/oAKTn58uFsddqj6p7?g_st=aw

Hingga diterbitkannya berita ini peredaran Obat daftar G dan dibatasi peredarannya masih marak beredar, dan kami sejumlah awak media akan menunggu sejauh mana tindakan yang akan dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) Khususnya di wilayah hukum Polres Cirebon Kota (Ciko).

(Tim Redaksi)

Tembusan 
#PolsekMundu
#KapolsekMundu
#Polres Cirebon Kota
#Kapolres

Rabu, 26 Juni 2024

Bupati LSM LIRA Aceh Tenggara Mengapresiasi Polres Aceh Tenggara Karena Berhasil Mengungkap Bandar Narkoba




RN NEWS, Baru-baru ini Polres Aceh Tenggara megungkap 2 kasus bandar narkoba jenis sabu berinisial HP (25 Tahun) Petani dengan barang bukti sabu 7,25 gr dan terhadap bandar berinisial NR (31 Tahun) Ibu Rumah Tangga dengan barang bukti sabu 20,58 gr.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP R. Doni Sumarsono, S.I.K, M.H, melalui Plt. Kasi Humas Ipda Patar Erwinsyah Nababan, S.H. membenarkan adanya pengungkapan kasus bandar sabu di wilayah Aceh Tenggara, hal ini merupakan upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara sampai ke akarnya.

Plt. Kasi Humas Polres Aceh Tenggara juga menerangkan bahwa anggaran milyaran di Sat Narkoba yang dihembuskan oknum tertentu telah disalahgunakan itu tidak benar, anggaran yang dialokasikan untuk Satresnarkoba hingga bulan Juni 2024 baru sekitar 50% dari total anggaran yang dianggarkan, namun Satresnarkoba tetap mampu menjalankan tugas penyelidikan dan penyidikan dengan optimal.

Bupati LSM LIRA Aceh Tenggara Fazriansyah, S.Pd Mengapresiasi Polres Aceh Tenggara yang telah berhasil membekuk bandar narkoba walaupun dengan modus yang tidak diduga oleh masyarakat umum, seperti pengungkapan bandar NR yang berkamuflase sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) namun dapat tercium bekal informasi dari masyarakat, begitu juga dengan bandar HP berkamuflase sebagai seorang petani di desanya.

Fazriansyah, S.Pd juga menerangkan bahwa kalangan remaja dijadikan sebagai jasa kurir untuk modus menghilangkan jejak para bandar yang selama ini menjadi senjata sakti guna memutus mata rantai peredaran Narkoba telah terbaca oleh aparat keamanan, sehingga para bandar tidak bisa berdalih dan harus menempati hotel prodeo.

Memang sangat disayangkan para bandar merekrut kurir dari kalangan remaja dengan imbalan hanya sebatas bisa menggunakan narkoba secara gratis, namun upaya aparat keamanan dan bekal informasi dari masyarakat modus ini sudah mulai terungkap.

Mengungkap jaringan pengedar narkoba tidaklah semudah yang kita bayangkan karena Polisi harus betul-betul jeli dalam menjejaki, mengintai dan memastikan barang bukti ada pada pelaku apalagi narkoba jenis sabu yang mudah disembunyikan atau dihilangkan oleh para pelaku, menyulitkan aparat keamanan dalam situasi tertentu. 

Selain itu, bandar narkoba jenis sabu di Aceh Tenggara terkadang muncul dari sosok yang tidak terduga seperti ibu rumah tangga dan lansia berkamuflase dengan usaha dagang lainnya.

Sehingga setiap pengungkapan kasus narkoba patut kita apresiasi kepada Satresnarkoba tanpa melihat besar kecilnya karena semua merupakan upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Aceh Tenggara sesuai komitmen Kapolres Aceh Tenggara apalagi pada momen peringatan Hari Bhayangkara Ke-78 dan Hari Anti Narkoba Internasional, tandasnya.

Secara terpisah tentang adanya pernyataan Ketua Komisi A DPRK Aceh Tenggara Sufyan dari Partai Demokrat dalam pemberitaan salah satu media yang telah menegur Kapolres Aceh Tenggara atas lemahnya kinerja dalam pemberantasan narkoba di Kab Aceh Tenggara itu berita bohong dan telah dibantah langsung oleh saudara Sufyan. 

“Saya mengutuk keras pencatutan diri saya dalam pernyataan media telah menegur Kapolres atas kinerjanya selama ini dan akan menuntut media bersangkutan apabila tidak meralat pemberitaan ini, saya secara pribadi dan organisasi tidak memiliki permasalahan dengan Kapolres Aceh Tenggara bahkan saya sangat kagum dan mengapresiasi kinerja Kapolres Aceh Tenggara selama ini”, tegas Sufyan.

Waspada !!! Sering Terjadinya Aksi Pelemparan Batu Di Jalan Lingkar Utara Kabupaten Brebes





RN NEWS, Brebes, Rn-News.com -  Berawal dari kejadian yang dihimpun oleh awak media melalui beberapa Supir, bahwa Di Jalan Lingkar Utara Kabupaten Brebes Jawa Tengah sering terjadi aksi pelemparan batu kearah Kaca kendaraan, Rabu, (26/6/2024).

3 Kendaraan truk yang menjadi korban dari aksi pelemparan batu tersebut disampaikan oleh salah satu supir truk yang diketahui bernama Nuget, dirinya memaparkan kepada awak media bahwa sesampainya di lokasi tersebut dirinya berpapasan dengan 2 pengendara sepeda motor, tanpa di sadari salah satu pengendara motor yamaha Vixion tiba-tiba melempar batu ke kaca mobil, akibat dari aksi pelemparan tersebut kaca depan mobilnya menjadi hancur. Pukul 5.08.

Selain daripada itu dirinya pun memaparkan bahwa aksi pelemparan batu ke arah mobil tersebut acap kali sering kali terjadi, karena dirinya pun sering mendengar dari salah satu grup komunitas supir truk yang dia ikuti.

"Sebelumnya kejadian seperti ini juga pernah terjadi mas", ujarnya kepada awak media.

"Aku berharap bahwa pelaku yang melakukan tindakan tersebut bisa ditindak oleh aparat penegak hukum (APH), dan aku akan melaporkan kejadian ini kepada bapak Polisi," imbuhnya.


Nuget berharap kedepannya kejadian aksi pelemparan batu atau sejenisnya kearah kendaraan yang sedang melintas tidak dibenarkan sama sekali, hal tersebut sangatlah membahayakan kepada pengguna jalan.

(Harun)


Selasa, 25 Juni 2024

Strategi Disdik Agar Semua Lulusan SD-SMP di Kabupaten Cirebon Lanjutkan Sekolah




RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon telah menyusun strategi agar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan lancar. Disdik menargetkan seluruh lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menandatangani komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB 2024 di SMP Negeri 1 Sumber, Rabu (12/6/2024).

Setelah penandatanganan itu, Disdik Kabupaten Cirebon langsung tancap gas menyusun strategi, agar lulusan SD dan SMP bisa melanjutkan sekolah.

Kuota atau daya tampung PPDB 2024 jenjang SMP di Kabupaten Cirebon, sebanyak 20.800 siswa. Sedangkan jumlah lulusan dari SD di Kabupaten Cirebon, berjumlah 33.883 siswa.

"Kita targetkan tahun ini anak-anak SD maupun SMP bisa melanjutkan semuanya. Pertama, PPDB sekolah negeri utamanya. Setelah sekolah negeri selesai, kami akan himpun data dari sekolah-sekolah mau lanjut ke mana anak-anak ini (yang belum diterima di SMP negeri)," kata Kepala Disdik Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM di kantornya, Senin (24/6/2024).

Setelah data siswa yang belum melanjutkan sekolah terhimpun, lanjut Ronianto, Disdik Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta. Data siswa yang belum melanjutkan ke sekolah itu diserahkan ke MKKS.

"Mangga (sekolah swasta) jemput bola. Setelah nanti dalam waktu satu minggu SMP swasta sudah tutup (pendaftaran) dan KBM berjalan, maka kami menerima umpan balik dari mereka. Mana yang sudah diterima di sekolah swasta," ujarnya.

Menurutnya, siswa yang tidak bisa melanjutkan ke sekolah swasta biasanya karena faktor ekonomi, waktu, dan berkebutuhan khusus. Disdik kemudian bakal berkoordinasi dan menggelar rapat dengan penilik.

"Kami ada rapat antara penilik dan pengawas, untuk menyelesaikan (permasalahan) agar anak-anak di Kabupaten Cirebon 100 persen bisa melanjutkan ke SMP atau SMA. Dari penilik itu, selanjutnya akan bergerak dengan pusat kegiatan belajar masyarakat (KBM)," jelas Ronianto.

"Jadi, yang punya kesulitan ekonomi, waktu, dan tenaga untuk bisa melaksanakan pembelajaran formal, kita siapkan pendidikan nonformal," sambungnya.

"Mereka bisa ikut paket B, paket C. Anaknya tidak mampu, atau alasannya orang tuanya tidak ada semua, atau dia harus bekerja, maka kita tampung ke paket B. Jadi, anaknya tetap bisa bersekolah," imbuhnya. (Hadi)

Sabtu, 22 Juni 2024

Penonton Histeris Saat Kaperwil Aceh Tunjukkan Aktraksi Top Dabus Menegangkan.




RN NEWS, Aceh/www Buser presisi.com

Kaperwil Aceh media Buser Presisi.Com M.Hasbiy laksanakan pertunjukan yang menegangkan yakni seni tradisional Top Dabus (Rapai).

Top Dabus adalah salah satu seni tradisional Aceh yang menampilkan kekebalan tubuh para pemain terhadap benda tajam.

Antraksi ini biasanya di adakan di hajatan pesta perkawinan,ulang tahun Daerah bahkan terkadang di adakan turnamen antar kelompok.

Antraksi tob Dabus di saksikan oleh ribuan penonton,karena dalam antraksi tersebut sangat menegangkan.

Seperti halnya yang di lakukan oleh M.Hasbiy salah satu kaperwil Aceh media Buser presisi.com dan temannya.Menancapkan sebilah rencong di tangan kirinya dengan sekuat tenaga,namun tangan beliau tidak terluka bahkan tidak mengeluarkan darah se tetespun.

Para pengunjung heran dan tercengang saat melihat antraksi seperti itu.

Ya benar,kami merasa heran kenapa tangan mereka tidak mengeluarkan darah,padahal rencong di tancapkan ke bagian tangannya dengan sekuat tenaga,tapi Napa tidak terluka,sebut para pengunjung.

Kami melihat antraksi itu sangat ketakutan bahkan sampai bergetar dan menjerit,tapi mereka para pemain biasa saja.
Memang top Dabus ini luar biasa.Sebut penonton.

M.Hasbiy Salah satu kaperwil Aceh dari media Buser Presisi.Com sekaligus sebagai pemain top Dabus mengatakan bahwa,sebenarnya top Dabus(Rapai)berfungsi sebagai latihan fisik,layaknya para jawara di daerah Pasundan yang terkenal dengan kesaktian dan kekuatannya.

Maka tak heran jika di Aceh pun banyak para leluhur yang terkenal kuat juga kebal terhadap senjata tajam.Terang Hasbiy.

Banyak para jawara di Aceh yang kuat dan kebal dengan benda tajam seperti rencong,pisau,pedang dan lain lainnya.

Top Dabus atau sering di sebut sama orang RAPA'I itu adalah seni tradisional Aceh biasanya top Dabus ini sering di adakan di acara hajatan pesta,hari 17 agustus dan hajatan lainnya.Ucap Hasbiy.

Intinya adalah permainan top Dabus atau rapai ini tak ubahnya seperti permainan kuda lumping.
Pungkas M.Hasbiy.


Liputan : Isa.Ismail.

Jumat, 21 Juni 2024

Respon Cepat Dinsos Kabupaten Cirebon Tangani Kasus Bayi Kembar Siam




RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon telah mengambil langkah cepat dan koordinatif dalam menangani adanya kasus bayi kembar siam asal Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber.

Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Dra Indra Fitriani MM menyampaikan, bahwa tindakan ini dilakukan demi memberikan perawatan yang optimal bagi bayi kembar tersebut dan dukungan penuh untuk keluarganya.

Dari laporan yang diterima, kasus ini bermula ketika seorang ibu melahirkan bayi kembar siam melalui operasi sesar di Rumah Sakit Umum (RSU) Mandala Linggarjati, Kuningan, Selasa (4/6/2024).

Fitri menjelaskan, awalnya bayi kembar ini lahir dalam kondisi sehat, namun memerlukan perawatan medis lanjutan. Dari hasil diagnosis, satu bayi mengalami kebocoran jantung dan kedua bayi diketahui memiliki hati yang menyatu.

“Bayi kembar tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada 11 Mei 2024, untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Fitri, Kamis (20/6/2024).

Ia menyampaikan, bahwa tim medis di RSHS Bandung telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan perawatan intensif selama lebih dari satu bulan.

Akan tetapi, lanjut Fitri, pihak rumah sakit menyarankan agar bayi dan orang tuanya pulang sementara waktu, dengan rencana operasi pemisahan dijadwalkan delapan bulan kemudian, setelah kondisi bayi lebih stabil.

Mengetahui hal tersebut, Dinsos Kabupaten Cirebon langsung bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani kasus ini.

“Laporan tersebut telah diajukan dan permohonan bantuan dari Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung juga sudah disampaikan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Fitri, data Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, dan foto bayi kembar siam telah dilaporkan ke Biro Humas Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk ditindaklanjuti.

Tak berselang lama, tim dari Poltekesos atas nama Kemensos RI melakukan kunjungan ke keluarga bayi di Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber, pada Kamis pagi.

“Dalam lawatan tersebut, mereka memberikan ongkos pulang kepada orang tua bayi untuk kembali ke rumah sementara waktu,” imbuhnya.

Ia menerangkan, tim tersebut berkomitmen untuk memberikan berbagai bentuk bantuan selama masa penantian operasi.

Termasuk biaya sehari-hari untuk orang tua selama menunggu perawatan di RSHS Bandung, penyediaan tempat tinggal sementara di Wyata Guna, dan bantuan wirausaha untuk mendukung perekonomian orang tua bayi.

Di sisi lain, Fitri menambahkan, monitoring kesehatan bayi secara berkala juga akan dilakukan oleh tenaga medis di RSU Mandala Linggarjati Kuningan dan RSHS Bandung untuk memastikan kesiapan operasi.

Selain itu, penyediaan dukungan psikososial untuk orang tua sangat penting, guna membantu mereka menghadapi tantangan perawatan bayi kembar siam ini.
Ia mengemukakan, bantuan berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan dapat meringankan beban keluarga, serta memastikan bayi dapat menjalani operasi dan pemulihan dengan baik.

“Kasus bayi kembar siam di Kabupaten Cirebon telah mendapatkan perhatian serius dari berbagai lembaga terkait. Langkah-langkah bantuan telah dan akan terus dilakukan untuk mendukung keluarga ini dalam menghadapi situasi yang sulit,” pungkasnya. (Cephy)

Dinsos Gelar Rakor Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Cirebon 2024



RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Dra Indra Fitriani MM menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Cirebon Tahun 2024 yang bertempat di Sutan Raja Hotel Cirebon, Kamis (20/6/24).

Turut hadir para pendamping PKH di Kabupaten Cirebon, serta seluruh peserta rapat koordinasi.

Dalam sambutannya, Fitri–sapaan akrab Kadinsos mengatakan, program keluarga harapan merupakan program andalan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kemensos, untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan keluarga stunting.

“Tujuan diselenggarakannya Rakor Program Keluarga Harapan (PKH) ini adalah untuk membangun koordinasi yang harmonis antarinstansi penyelenggara PKH,” ujar Fitri.

“Sekaligus mencari solusi masalah yang dihadapi dan menyepakati tindak lanjut yang harus dilakukan oleh masing-masing instansi sesuai peran kedudukannya,” sambungnya.

Peran pendamping juga sangat penting, lanjut Fitri, untuk menyukseskan PKH. Karena program perlindungan seperti ini, adalah bagian penting dalam strategi pembangunan perlindungan sosial yang bertujuan mengurangi resiko sosial, meningkatkan kesetaraan, serta mengurangi kemiskinan.

Ia menyebut, dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi instansi terkait penyelenggaraan PKH, sekaligus menjadi ajang untuk membangun sinergitas.

“Saya menginginkan kepada semua pihak atau instansi terkait, untuk memadukan langkah dalam menyelesaikan permasalahan penyelenggaraan PKH, guna memaksimalkan penyelenggaraan PKH, agar dapat disalurkan dengan baik kepada masyarakat ” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan, dengan adanya rapat koordinasi ini, dapat memadukan gerak langkah dan sinergitas program semua instansi terkait. Selain itu, dapat menyamakan persepsi dan melahirkan kesepakatan bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Program Keluarga Harapan memiliki korelasi langsung dengan tingkat kesejahteraan dan angka kemiskinan masyarakat,” kata Fitri.

“Maka, saya mengingatkan kepada para pendamping sosial, untuk memberikan pendampingan yang maksimal terhadap penyusunan rencana kerja penerima PKH di wilayah dampingannya,” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa yang terpenting dalam PKH ini adalah bagaimana program tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap perubahan sikap dan perilaku masyarakat penerima manfaat, agar menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan meningkat taraf hidupnya. (Cephy)

Kamis, 20 Juni 2024

Pj Bupati Cirebon Hadiri Rapat Virtual Bersama Mendagri Terkait Pilkada Serentak



RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri rapat virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait fasilitasi dan koordinasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Kamis (20/6/2024).

Dirinya langsung gerak cepat menindaklanjuti instruksi Mendagri, Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD terkait Pilkada serentak.

Wahyu mengatakan, Mendagri Tito meminta agar pemerintah daerah menjaga kondusivitas saat Pilkada serentak. “Tadi Pak Menteri menyampaikan, khususnya terkait Pilkada, bagaimana kita untuk menjaga kondusivitas lapangan,” ucap Wahyu.

Selain kondusivitas, ia mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menjaga netralitas saat Pilkada serentak 2024 nanti. Sekadar diketahui, netralitas ASN ini tercantum pada Pasal 280 ayat (2) huruf f Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, dan Pasal 9 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

“Sehingga mewujudkan pemilihan yang akan dating, berjalan dengan baik. Tindak lanjut dari ini, kita akan komunikasikan secara internal dari kami mengenai desk Pilkada dan lainnya. Kedua, dengan Forkopimda, berkomunikasi kembali dengan beberapa arahan Pak Menteri tersebut,” lanjutnya.

Rapat virtual bersama Mendagri Tito itu tak hanya membahas soal Pilkada serentak, Pj Bupati Cirebon bersama Mendagri Tito juga membahas soal peran penjabat kepala daerah.

“Paling pentingnya lagi, Pj bisa berkontribusi lebih baik terhadap masyarakat. Misalkan, jika memang ada ketentuan yang masih tidak memudahkan untuk iklim investasi, kemudian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu ditinjau,” tutur Wahyu.

“Intinya, bagaimana kita optimalkan potensi daerah untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cirebon, Hj Ita Rohpitasari MSi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah meracik formula untuk mengantisipasi gesekan saat Pilkada serentak. Kesbangpol Kabupaten Cirebon bersama sejumlah pihak telah menjalin koordinasi.

“Sudah ada sinergitas antarkecamatan menjelang Pilkada. Forum Kecamatan dan Desa (FKD) sudah terbentuk di 40 kecamatan, dan sudah mulai bergerak. Ke depan, di tingkat kabupaten mengadakan kegiatan,” ucap Ita.

Kesbangpol Kabupaten Cirebon fokus pada deteksi dan pencegahan dini terkait tingkat kerawanan, seperti pencurian, tawuran, dan tindakan anarkis. “Kita antisipasi melalui cegah dini. Cegah dini ini melalui bottom-up, bukan up-down,” tegasnya.

Lebih gamblang Ita menjelaskan, pola bottom-up sejatinya mengantisipasi gesekan saat Pilkada, agar tidak sampai di tingkat atas atau level daerah. Jadi, lanjut dia, ketika terjadi gesekan di bawah, langsung diselesaikan oleh berbagai pihak yang sudah saling bersinergi.

“Bottom-up itu dilakukan di 40 kecamatan, baik dengan kepolisian, TNI dan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Melalui forum tersebut, kata Ita, diharapkan kerawanan yang muncul di tengah masyarakat bisa segera diatasi dan tidak meluas menjadi konflik daerah. Jika ada suatu masalah, bisa diselesaikan dahulu oleh tim sinergitas di bawah. Jadi, siapapun yang masuk ke Kabupaten Cirebon bisa tetap merasa aman. (Cephy)

Pemkab Cirebon Dorong Inovasi Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan




RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyalurkan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan kepada tiga Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan di wilayahnya, sebagai upaya melindungi ekosistem laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Balai Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Program ini dirancang untuk memberikan solusi berkelanjutan bagi sektor perikanan lokal, Kamis (20/6/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi mengatakan, bantuan yang telah disalurkan itu berupa bubu rajungan dan komponen jaring udang atau trammel net kepada KUB yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yaitu Fajar Samudera Biru, Samudera Jaya, dan Bahari Sejahtera.

Wahyu menekankan agar program ini tidak hanya sekadar distribusi alat tangkap, namun menjadi inovasi dari kebutuhan riil nelayan yang diusulkan langsung oleh mereka.

“Para nelayan mengajukan apa yang mereka perlukan, dan kami memberikan respon dengan menyetujui dan merealisasikan permintaan tersebut dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024,” jelas Wahyu.

Pendekatan partisipatif ini menegaskan, bahwa program tersebut didasarkan pada aspirasi dan kebutuhan komunitas nelayan lokal. “Ini bukan program top-down, melainkan usulan dari bawah, yang kami tanggapi dan wujudkan,” tambahnya.

Ia juga mengajak para nelayan untuk beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan biota laut dapat terjaga, dan sumber daya perairan Kabupaten Cirebon bisa terus dimanfaatkan secara optimal.

“Kita harus menjaga terumbu karang yang menjadi habitat ikan, dengan menggunakan alat tangkap yang tidak merusak,” tegasnya.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki potensi kelautan yang besar, dengan garis pantai sepanjang hampir 78 km dan lebih dari 17.900 nelayan. Wahyu menyatakan pentingnya memanfaatkan potensi ini secara bertanggung jawab.

“Potensi laut yang besar, harus kita manfaatkan dengan tetap menjaga kelestariannya,” katanya.

“Kita belum memiliki ikon unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Cirebon. Ini yang akan kita proses ke depan, seperti kerang ijo atau bandeng. Ketika datang ke Cirebon itu, orang ingatnya kerang ijo atau bandeng,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Drs Erus Rusmana MSi menambahkan, program ini telah berlangsung sejak tahun 2019. Langkah tersebut diharapkan dapat mengatasi masalah penangkapan perikanan yang tidak ramah lingkungan.

Selama periode tersebut, kata Erus, sekitar 25 paket alat tangkap ramah lingkungan telah diberikan kepada KUB Nelayan di daerah tersebut. Tujuan utama program ini adalah mencegah penurunan hasil tangkapan nelayan akibat kerusakan ekosistem laut.

Pihaknya masih menemukan banyak nelayan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, yang berdampak negatif pada hasil tangkapan mereka.

“Dengan program ini, Pemkab Cirebon berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui metode penangkapan ikan yang inovatif dan ramah lingkungan,” pungkasnya. (Cephy)

Jumat, 07 Juni 2024

Kapolresta Cirebon Kunjungi SDN 3 Cipanas Bersama Jajaran Forkopimda




RN NEWS, 
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengunjungi SDN 3 Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jum'at (7/6/2024). Kegiatan kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengaku sengaja keliling dari sekolah yang satu ke sekolah yang lain karena ingin memastikan seluruh anak-anak didik yang sedang belajar bisa meraih cita-citanya sampai setinggi langit dan tidak mengalami kendala di perjalanan selama menempuh pendidikan.

"Kami ingin anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Kabupaten Cirebon menjadi sumber daya manusia generasi emas yang akan menjadi pemimpin Indonesia di masa yang akan datang," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Kapolresta Cirebon juga selalu menanyakan apa cita-cita dari anak anak SDN 3 Cipanas yang didekatinya. Hal ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada anak-anak.

Ia mengatakan, kehadirannya, bersama Bapak PJ Bupati Cirebon, Bapak Dandim Forkompimda Kabupaten Cirebon serta Kepala Dinas di SDN 3 Cipanas dalam rangka silaturahmi tatap muka dengan masyarakat. Kepolisian mempunyai tugas sebagai Pemelihara Kamtibmas, Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat.

Kapolresta juga mengingatkan guru-guru, bahwa sebagai pendidik juga harus bisa mengajarkan kepada anak-anak kita pendidikan karakter, tata krama, nilai-nilai sopan santun, nilai-nilai tentang kehidupan. Kapolresta juga memberikan edukasi hidup sehat dengan menjaga kebersihan, mengajak anak-anak untuk makan makanan sehat, tidak jajan sembarangan. Selain itu, juga disampaikan pesan-pesan Kamtibmas seperti pesan agar anak-anak tidak menjadi korban kekerasan seksual dengan cara berani menolak dan berani melapor jika ada orang lain selain kedua orangtuanya memegang bagian bagian tubuh sensitifnya dan anak anak harus menjauh dari orang tersebut. Juga diingatkan kepada semua yang hadir di acara tersebut, dalam berkendara harus patuh dan tertib dalam berlalu lintas dengan memakai helm jika berkendara roda 2 dan kelengkapan lainnya.

"Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk dapat segera melaporkan apabila melihat atau menemukan berbagai tindak kejahatan di sekitarnya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.


Setiap laporan atau aduan yang diterima akan ditindaklanjuti dan petugas yang berada terdekat dengan lokasi yang dilaporkan. Laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusifitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

(Cephy)

Rabu, 05 Juni 2024

Serang dan Cekik Leher Pria Paruh Baya"Bang Jago" Ditangkap Satreskrim Polres Rohul




RN NEWS, Rokan Hulu - Kasus dugaan penganiayaan terhadap dua warga Kampung Sawah Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah ditanggapi cepat oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu Pihak kepolisian Polres Rohul pun sudah berhasil mengamankan pelaku AH alias Antonio dan menetapkan Sebagai tersangka Selasa (4/6/2024) Sore 

Satreskrim Polres Rohul berhasil mengamankan pelaku penganiayaan yang terjadi pada Minggu (5/5/2024)
sekitar pukul 13.00 WIB yang bermula dari adanya laporan korban seorang lelaki bernama Habibi Pulungan (33) warga RT 001 RW 002 Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dengan kasus penganiayaan yang didapatkannya dari pelaku berinisial AH (40) warga Pasir putih, Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu

Kapolres Rokan Hulu,AKBP Budi Setiyono S.I.K.M.H. ketika di Konfirmasi Reporter Media ini terkait kabar Penangkapan terhadap Pelaku Penganiayaan, Dia mengatakan pihaknya sudah mengamankan dan menetapkan Antonio Hasibuan (40) sebagai tersangka dugaan Pelaku Penganiayaan, "Kita telah mengamankan terduga Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan yakni Pria bernama Antonio pada Selasa 4Juni 2024 sekira pukul 17.00 WIB 

AKBP Budi menjelaskan "Awalnya AH datang bersama dengan kuasa hukumnya ke Mapolres Rokan Hulu untuk memenuhi panggilan tersangka yang kedua terkait dugaan Tindak Pidana penganiayaan yang terjadi pada hari Minggu tanggal 05 Mei 2024 sekira jam 13.00 Wib di RT 001 RW 002 Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Rokan Hulu "Selanjutnya tersangka dimasukan ke Rutan Mapolres Rokan Hulu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut' Ujar AKBP Budi Kepada Wartawan Selasa (4/6/24) Malam

Kejadian berawal Minggu 5 Mei 2024 sekitar Jam 13.00 Wib saat itu korban bersama anaknya berangkat dari rumah menuju ke toko miliknya di Simpang Tangun dengan mengendarai Mobil Merk Honda Brio, saat diperjalanan korban bertemu dengan AH yang mengendarai Mobil Merk Toyota Innova, namun saat berpapasan mobil AH menyenggol mobil Brio korban karena mobilnya tergores lalu korban mendatangi AH kedepan rumahnya sambil mengatakan “Kok Gitu Kali bawa Mobil bang sampai tergores mobilku.?

Spontan AH alias Antonio menjawab " Jadi Mau apa Kau .! Main Kita dari situ terjadilah cek cok mulut, Karena AH kurang senang lalu Dia mengejar korban dan mencekik leher korban dengan tangan kirinya sambil memukul pelipis mata sebelah kiri Habibi (Korban) dan
tidak beberapa lama datanglah M.Iriyanto (42) dari rumahnya dengan maksud untuk melerai pertengkaran tersebut, tak sampai disitu AH pun malah
menyerang Yanto dengan cara memukul mata sebelah kiri setelah puas Pelakupun Pulang kerumahnya.

Atas Peristiwa itu, berdasarkan 
Laporan Polisi Nomor : LP/B/76/V/2024/SPKT/Polres Rokan Hulu/Polda Riau tanggal 05 Mei 2024 Kasat Reskrim Polres Rohul AKP DR Raja Kosmos Parmulais SH MH memerintahkan Kanit Pidum Ipda Ivan Bayuaji Maulana., S.Tr.K., M.M untuk mengungkap Dugaan Kasus Tindak Pidana Penganiayaan

Atas Perintah tersebut Kanit Pidum Polres Rohul bergerak cepat memanggil terduga Pelaku hingga Pada hari Selasa tanggal 4 Juni 2024 sekira pukul 17.00 WIB meminta AH datang bersama dengan kuasa hukumnya ke Mapolres Rokan Hulu untuk memenuhi panggilan tersangka yang ke-2 atas dugaan Tindak Pidana penganiayaan yang terjadi pada hari Minggu tanggal 05 Mei 2024 sekira jam 13.00 Wib di RT 001 RW 002 Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Rokan Hulu.

Selanjutnya tersangka dimasukan ke Rutan Mapolres Rokan Hulu dan dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Saat ini, pelaku ditahan di Polres Rohul dan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang tindak penganiayaan "Pungkasnya.


*Sumber : Humas Polres Rohul*

Sabtu, 01 Juni 2024

Polresta Cirebon Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024




RN NEWS, Jajaran Polresta Cirebon melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024, Sabtu (1/6/2024). Dalam kegiatan yang berlangsung di Mapolresta Cirebon tersebut, Wakapolresta Cirebon, AKBP Dedy Darmawansyah, S.I.K, S.H, M.H, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Upacara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah PJU Polresta Cirebon, Kapolsek Jajaran Polresta Cirebon, dan peserta upacara terdiri dari Satu Peleton Pamen/ Pama, Satu Peleton Sat Samapta, Satu Peleton Sat Lantas, Satu Peleton Polwan, Brigadir, Briptu, Bripda, Satu Peleton Gabungan Staf, Satu Peleton Gabungan Polsek, Satu Peleton Sat Reskrim, Sat Intelkam, Narkoba dan Tahti, Satu Peleton ASN Polri, dan lainnya.

Dalam upacara tersebut, Wakapolresta Cirebon, AKBP Dedy Darmawansyah, S.I.K, S.H, M.H, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia yang disampaikan oleh Inspektur upacara. Dalam amanat tersebut, dijelaskan bahwa Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya memiliki peran penting sebagai Falsafah Dasar, Pandangan Hidup Bangsa, Dasar Negara, Ideologi, Kekuatan Pemersatu Bangsa, dan Sumber Segala Sumber Hukum Negara.

Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara yang mampu menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus menjadi pedoman dinamis dalam kehidupan bangsa untuk mewujudkan cita-cita pendirian negara, yaitu masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Selain itu, penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengaktualisasikan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara. Pancasila mengandung nilai-nilai etis yang berasal dari pengalaman faktual, akal, dan pengalaman religius bangsa Indonesia.


Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, kita dapat memperlihatkan rasa cinta terhadap Tanah Air dan membangun bangsa serta negara yang lebih baik. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui tindakan sederhana, seperti saling menghargai, bekerja sama, dan saling menghormati.

Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara dan tujuan berbangsa, tetapi juga menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila tidak dapat digantikan oleh apapun, baik pada masa lalu, saat ini, maupun masa yang akan datang.

"Oleh karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta mendorong pencapaian kinerja, prestasi, terobosan, dan pembaharuan di tahun 2024 dan masa yang akan datang," ujarnya.

Sementara Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Cirebon. Dalam upacara yang dihadiri sejumlah tamu undangan tersebut, pejabat Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H, M.Si, bertindak selalu inspektur upacara.

(Cephy)

Pemkab Cirebon Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2024




RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 dengan menggelar upacara di halaman depan Kantor Bupati Cirebon, Sabtu (1/6/2024).

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, SH., M.Si menjadi pembina upacara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta para pejabat TNI-Polri.

Pj Bupati Cirebon saat membacakan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia mengatakan, pada tahun 2024 ini, Hari Lahir Pancasila mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Menurutnya, tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

“Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara. Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, didalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong.

“Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa dimanapun berada, untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” lanjutnya.

“Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah. Sehingga sampai dengan saat ini, Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar,” imbuhnya.

Labih lanjut, kata Wahyu, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.

“Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter, agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.

Menurutnya, pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media, harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila ditengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa, untuk mengutamanakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa,” sambungnya.

“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin, seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi,” imbuhnya.

Terlebih, kata Wahyu, ditengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut, tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya. “Kita juga patut bersyukur dan bangga, bahwa bangsa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Kita harus bersyukur dan berbangga telah melewati Pemilihan Umum yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi, serta persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (Cephy)

Festival Band Pelajar, Pj. Bupati Cirebon: Sebagai Ajang Kreativitas dan Membentuk Karakter Positif Anak-anak Muda




RN NEWS, KABUPATEN CIREBON — Pj. Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si menghadiri Festival Band Milenial Antar Pelajar se-Wilayah Cirebon di Lapangan Ranggajati Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/6/2024).

Diketahui festival band pelajar tersebut digelar dalam rangka Harkamtibmas yang kondusif dan membangun generasi kreatif yang unggul.

Pj. Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, festival band pelajar ini merupakan ajang yang sangat luar biasa dan positif bagi putra-putri Kabupaten Cirebon dalam menunjukkan karya-karya kreatifnya

“Mudah-mudahan, dengan berbagai ajang yang ada di Kabupaten Cirebon ini, dapat membentuk kreasi dan karakter mereka, serta akan menjadikan mereka lebih baik dibandingkan dengan kita,” ujar Wahyu.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa, khususnya Kabupaten Cirebon.

Pertama, tata hidupmu. Kedua, kata dia, jika ingin sesuatu, lakukan sejak saat ini, baik kreasi maupun kreativitasmu. “Jadilah generasi yang kuat untuk negeri ini, jangan jadi generasi yang lemah,” tukasnya. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. mengatakan, kegiatan festival band yang diinisiasi olehnya bersama Pemkab Cirebon dan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, serta seluruh pihak ini bertujuan untuk mewadahi kreativitas, talenta-talenta, serta inovasi anak-anak muda Kabupaten Cirebon.

“Kami selalu mendukung, tidak hanya bidang kesenian, IT, dan olahraga, semua kegiatan yang positif, kami pasti mendukung,” ujar Sumarni.

“Saya berharap, anak-anak muda ini tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin masa depan, menjadi orang-orang hebat, tentunya bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Sementara, Dandin 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Aditya Wira Respati, S.E mengapresiasi kegiatan yang sangat luar biasa seperti ini. Kata dia, ini adalah suatu kegiatan yang positif.

Diharapkan, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan nantinya dapat menghasilkan hal-hal yang positif, seperti menumbuhkan band-band baru di Kabupaten Cirebon, kemudian usaha mandiri yang berkembang di Kabupaten Cirebon.

“Kami sebagai penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak ragu lagi dengan keutuhan bangsa ini. Karena dengan acara yang positif ini, tentunya nanti kedepan, akan membantu kami dalam menjaga kedaulatan bagsa ini,” kata Aditya. (Cephy)