Revitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANGRevitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANG

Berita Terkini

Revitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANGRevitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANG

Indramayu — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah ke...

Postingan Populer

Kamis, 27 Agustus 2026

Revitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANGRevitalisasi 322 Sekolah, Langkah Nyata Pemkab Indramayu Menuju REANG



Indramayu — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin. Memasuki periode Januari–Juli 2026, berbagai program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan mulai dirasakan di sejumlah sekolah.

Salah satu capaian yang menonjol adalah program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang menyasar 322 sekolah mulai jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program tersebut mencakup revitalisasi, rehabilitasi, hingga pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran bagi peserta didik.

Tidak hanya pembangunan fisik, perhatian juga diberikan terhadap kelengkapan fasilitas belajar. Pada jenjang SD, pemerintah memberikan bantuan 2.254 set meubelair, sedangkan untuk jenjang SMP disalurkan 1.856 set meubelair.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak sekadar memperbaiki tampilan sekolah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Salah seorang masyarakat, Ranti (38), warga Indramayu, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan. Menurutnya, kondisi sarana sekolah merupakan bagian penting dalam menunjang semangat belajar anak.

“Kalau ruang kelasnya nyaman dan fasilitasnya memadai, anak-anak juga lebih semangat belajar. Kami sebagai orang tua tentu berharap program seperti ini terus dilanjutkan dan merata,” ujarnya.

Senada dengan itu, Deni (45), salah seorang warga yang memiliki anak usia sekolah, menilai peningkatan fasilitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda Indramayu.

“Pendidikan bukan hanya soal belajar di dalam kelas, tetapi juga bagaimana anak mendapatkan lingkungan yang layak. Bantuan meubelair dan perbaikan sekolah tentu sangat membantu,” katanya.

Program peningkatan sarana dan prasarana tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Indramayu dalam mendorong pemerataan kualitas layanan pendidikan. Dengan jumlah sekolah yang mendapat intervensi cukup besar, pemerintah menunjukkan upaya untuk membangun fondasi pendidikan yang lebih baik dari tingkat dasar hingga menengah pertama.

Capaian Januari–Juli 2026 ini sekaligus menjadi gambaran bahwa agenda pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyediaan fasilitas yang menunjang kualitas sumber daya manusia.

Ke depan, keberlanjutan program, pemerataan bantuan, serta pengawasan terhadap kualitas pembangunan menjadi hal penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa, guru, dan masyarakat.

Dengan sarana pendidikan yang semakin baik, langkah menuju Indramayu REANG sebuah daerah yang diharapkan semakin maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dapat terus diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, salah satunya pendidikan.