Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

Berita Terkini

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memperkuat langkah deteksi dini gangguan keamanan dan k...

Postingan Populer

Kamis, 03 September 2026

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memperkuat langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) melalui pelaksanaan razia gabungan serta tes urine terhadap warga binaan, Rabu (2/9/2026).



Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Pasir Pangarayan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus mencegah adanya peredaran maupun penyalahgunaan barang-barang terlarang di dalam Lapas.

Razia gabungan dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm. Kamtib) Moch. Subhan Zakaria bersama jajaran pengamanan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan melibatkan personel TNI. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyusuri sejumlah kamar hunian warga binaan dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lingkungan kamar serta barang-barang milik warga binaan. Pemeriksaan badan terhadap warga binaan juga dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Petugas melakukan pemeriksaan secara teliti dan humanis dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur dalam pelaksanaan razia. Setiap barang yang ditemukan dan tidak sesuai dengan ketentuan selanjutnya didata dan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Selain razia, Lapas Pasir Pangarayan juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan sebagai langkah preventif dalam mendeteksi dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas.

Sebanyak 20 orang warga binaan mengikuti tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh hasil tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria, menyampaikan bahwa kegiatan razia dan tes urine merupakan langkah preventif yang dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kegiatan razia gabungan dan tes urine ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini yang kami lakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan kondisi Lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah adanya barang-barang terlarang maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas,” ujar Subhan.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Freddy Rinadi Siregar menegaskan bahwa jajaran pengamanan akan terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi dengan aparat terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat terkait, termasuk TNI, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pengawasan dan deteksi dini akan terus kami tingkatkan secara konsisten dengan mengedepankan profesionalitas, humanis, serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku,” ujar Freddy.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan razia secara berkala menjadi bagian dari upaya jajaran pengamanan untuk memastikan kondisi blok dan kamar hunian tetap aman serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut atas arahan dan perintah pimpinan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan deteksi dini, memperkuat pengawasan, serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan kondusif.

***Friska Manalu***