Kab.Cirebon

Berita Terkini

Polsek Tambusai Utara Gerebek Rumah Kontrakan, Seorang Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 4,16 Gram Sabu

ROKAN HULU — Polsek Tambusai Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisia...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Kab.Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kab.Cirebon. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2024

Pemkab Cirebon Fokuskan 7 Prioritas Pembangunan pada 2025


RN NEWS (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengharapkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2025, tidak hanya menjadi dokumen formalitas. Penekanan itu sebagai upaya mewujudkan tujuh prioritas pembangunan Kabupaten Cirebon pada 2025.

Tujuh prioritas pembangunan tersebut, yakni pendidikan merata dan berkualitas berbasis IPTEK. Program itu diprioritaskan pada program pemberian seragam untuk anak yatim, beasiswa masyarakat miskin, dan rehabilitasi bangunan sekolah SD/SMP serta sarana sanitasi.

Pelayanan kesehatan sesuai standar dan terjangkau, perluasan jaminan kesehatan untuk orang miskin, penanganan stunting dan pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan rehabilitasi puskesmas, rumah sakit dan alat-alat kesehatan serta obat-vaksin.

Imron mengatakan, prioritas lainnya, yakni membangun perekonomian inklusif dan berdaya saing, serta ketahanan pangan.

“Hal ini diprioritaskan pada revitalisasi RPH Batembat dan balai benih ikan Cikalahang, revitalisasi pasar tradisional dan shelter pkl, serta kemudahan pelayanan perizinan,” jelasnya saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD 2025 dan RPJPD 2025-2045 Kabupaten Cirebon di Hotel Aston Cirebon, Rabu (27/3/2024).

Imron juga menambahkan, prioritas pembangunan lainnya, yaitu meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat, serta sistem perlindungan sosial.

Upaya dalam perlindungan sosial itu, yakni membangun gedung layanan terpadu masyarakat miskin, pelatihan calon tenaga kerja untuk ditempatkan di beberapa perusahaan, dan bantuan untuk kelompok disabilitas.

Selain itu, pemerintah daerah memprioritaskan dalam hal keamanan, ketertiban dan ketahanan daerah. Hal ini pun bakal dibuktikan pada peran forkopimda dan forkopimcam, penanganan bencana daerah secara terpadu, percepatan kecamatan dan desa tangguh bencana.

“Fokus pembangunanan lainnya adalah, membangun infrastruktur wilayah yang baik dengan memperhatikan kualitas lingkungan hidup,” tukas Imron.

“Nantinya, diprioritaskan pada peningkatan dan rehabilitasi jalan, penyelesaian masalah sampah, dan pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat miskin,” tambahnya.

“Terakhir, reformasi birokrasi serta inovasi pelayanan berupa percepatan pelayanan kependudukan dan catatan sipil di

kecamatan dan desa, penerapan merit sistem ASN Kabupaten Cirebon serta pengembangan inovasi daerah,” imbuhnya.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon 

Jumat, 22 Maret 2024

Bupati Imron Minta Kebut Proses Pengesahan Perda KTR


RN NEWS (Kabupaten Cirebon)
- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meminta proses penyusunan dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) bisa dipercepat.

Imron mengatakan, saat ini di Jawa Barat, tinggal tiga daerah yang belum memiliki Perda KTR, salah satunya Kabupaten Cirebon. Walaupun sebenarnya, Kabupaten Cirebon sudah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) terkait masalah tersebut.

“Perbup tentang KTR sudah ada, namun mau kita naikkan menjadi Perda,” ujar Imron saat ditemui di ruang rapat Bupati Cirebon, Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (20/3/2024).

Ia menuturkan, bahwa sebenarnya pada tahun 2020 lalu, sudah ada inisiatif untuk menjadikan Perbup KTR ini menjadi Perda. Namun saat itu ada kendala, sehingga tidak berjalan.

Untuk saat ini, pihaknya meminta kepada semua pihak, terutama DPRD, untuk bisa memproses Perda ini dengan cepat. Ia menargetkan Mei tahun ini, Raperda tentang KTR sudah bisa diserahkan ke DPRD.

“Kalau bisa, Mei sudah diserahkan ke DPRD,” tukasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Lutfi mengatakan, bahwa pihaknya hanya menunggu pengajuan Perda KTR tersebut. Pihaknya mengaku, siap memasukkan Raperda tersebut kepada slot prioritas.

“Yang penting ajukan saja dulu, nanti kita masukan ke slot prioritas,” kata Lutfi.

Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau Kementerian Kesehatan, dr. Benget Saragih menuturkan, bahwa urgensi dari disahkannya Perda KTR, dikarenakan Perda dan Perbup memiliki perbedaan dalam hal penegakkan aturan.

“Kalau Perda, yang melanggar kena sanksi, kalau Perbup tidak,” ujar Saragih.

Menurutnya, pengesahan Perda KTR, merupakan salah satu bentuk tanggungjawab pemerintah kepada masyarakat, untuk bisa menciptakan udara yang bersih.

Ia menjelaskan, ada tujuh lokasi yang nantinya harus bebas dari asap rokok, yaitu fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, sarana transportasi, kantor dan tempat umum (restoran, dll).

Beberapa lokasi tersebut, ada yang masih bisa difasilitasi ruang merokok. Namun di beberapa tempat, harus benar-benar steril dari asap rokok, mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon

Sabtu, 16 Maret 2024

Bupati Imron beserta Forkopimda Gelar Safari Ramadan


RN NEWS (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag bersama Forkopimda Kabupaten Cirebon menyiapkan makanan takjil bersama di dapur takjil Polresta Cirebon, Jum’at (15/3/2024).

Usai menyiapkan makanan takjil, kemudian melaksanakan Patroli Ngabuburit yang diinisiasi Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni sambil membagikan takjil, makanan siap saji, serta sembako kepada tukang becak, tukang ojeg, petugas kebersihan dan lainnya.

Bupati Imron mengapresiasi dan turut ikut membantu memasak takjil bersama Polwan Polresta Cirebon. “Ini pertama kali saya memasak lagi, setelah sekian lama. Tadi juga saya membantu memotong bahan-bahan yang akan dimasak,” ujar Imron.

Usai membagikan takjil kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, acara dilanjutkan dengan menghadiri kegiatan Safari Ramadan perdana di Masjid Nur Aswitiyah, Kelurahan Kemantren, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

“Selain kita bersilaturahmi, kegiatan ini juga sebagai ajang berbagi dengan sesama, dengan anak yatim piatu dan kaum dhuafa,” tukasnya.

Ia berpesan, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, agar kita semua berlomba-lomba mencari kebaikan, juga dapat dijadikan sebagai bulan introspeksi diri.

“Manfaatkan sebaik-baiknya, jangan sia-siakan. Mudah-mudahan kita semua mendapat predikat terbaik di bulan puasa ini. Mari kita mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesan Imron.

Safari Ramadan ini juga digelar di tempat lainnya, diantaranya Masjid Baitus Sholihin di Desa Pasaleman, Kecamatan Pasaleman, kemudian Masjid Jami’ Nurul Huda di Desa Bojong Wetan, Kecamatan Jamblang, Masjid Baiturrahim di Desa Karangsembung, Kecamatan Karangsembung dan Masjid Amirul Mukminin di Desa Losari Lor, Kecamatan Losari.


“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mensukseskan kegiatan ini, mulai dari Baznas, BKC, BCJ dan Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Selain dijadikan ajang silaturahmi dan berbagi, Safari Ramadan tahun ini juga diisi dengan kegiatan lainnya, seperti operasi pasar murah (OPM), pelayanan pembuatan e-KTP dan KIA. (cephy)

Kamis, 14 Maret 2024

Komisi VIII DPR RI Sambangi Pemkab Cirebon, Serahkan Bantuan dari Kemensos dan BNPB untuk Korban Banjir


RN NEWS (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menerima kunjungan kerja spesifik Anggota Komisi VIII DPR RI di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (14/3/2024).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima bantuan dari Kementerian Sosial dan BNPB untuk korban bencana banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu.

“Alhamdullilah, kita mendapatkan bantuan dari Kemensos dan BNPB untuk penanganan pascabanjir di wilayah Timur Kabupaten Cirebon. Ini juga berkat bantuan dari Anggota Komisi VIII DPR RI,” kata Imron.

Imron menjelaskan, seperti diketahui, di Kabupaten Cirebon telah terjadi bencana banjir di wilayah Timur Kabupaten Cirebon yang melanda 37 desa dari sembilan kecamatan.

“Banjir yang melanda wilayah timur berdampak pada 35.720 kepala keluarga, 160.414 jiwa dan 42.617 unit rumah, sarana pendidikan, ibadah kesehatan serta ribuan hektare sawah yang terendam banjir,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, penanggulangan bencana merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah selaku stakeholders. Namun, dalam mengantisipasi setiap bencana, agar tidak menimbulkan kerugian materil, tentunya dibutuhkan antisipasi sejak dini dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Karena selain pemerintah, masyarakat juga memiliki peranan penting untuk ikut andil dalam menghadapi bencana yang akan terjadi. Sehingga, mampu menciptakan rasa aman, meski daerah tersebut termasuk kategori rawan resiko bencana,” lanjutnya.

Selain itu, kata Imron, upaya pemerintah melalui BPBD sebagai leading sector, untuk melakukan tindakan cepat dalam penanganan banjir dan longsor telah dilakukan, agar senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak.

“Diperlukan sinergitas semua pihak dalam menanggulangi banjir di Kabupaten Cirebon,” imbaunya.

Di tempat yang sama, Pimpinan rombongan Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A menyebut ini sebagai komitmen dari Komisi VIII, untuk memberikan bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Cirebon dengan menggandeng Kemensos dan BNPB.

“Apa yang sudah kami putuskan di Komisi VIII DPR RI, untuk bisa dikerjakan oleh Kemensos dan BNPB, dan apa yang bisa diberikan untuk Kabupaten Cirebon sebagai kawasan yang terdampak bencana alam, maupun bencana sosial,” ujarnya.

Ia pun berharap dalam kunjungan ini, pihaknya bisa mendapat laporan tentang bantuan apa yang dibutuhkan para korban di Kabupaten Cirebon.

“Nanti masukan-masukan terkait permasalahan bencana di Kabupaten Cirebon yang sering terjadi, akan ditindaklanjuti dalam rapat kerja dengan Ibu Mensos dan Kepala BNPB,” katanya

Lebih lanjut, permasalahan bencana banjir di Kabupaten Cirebon sering berulang, sehingga perlu keseriusan dan solusi mendasar untuk menanganinya.

“Solusi mendasar perlu dilakukan melalui kebersamaan antara Pemkab, Pemprov, DPRD Kabupaten dan Provinsi, DPR RI dan Pemerintah Pusat serta Kemensos,” sambungnya.

“Kalau ini bisa dilakukan satu kolaborasi, maka beragam hal, seperti bendungan, embung, itu akan bisa diwujudkan. Tapi yang penting ketika terjadi bencana, maka bantuan sosial segera bisa diberikan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Selly Andriany Gantina, A.Md., S.T. mengatakan, pihaknya memberikan bantuan bersama mitra BNPB dan Kementerian Sosial untuk korban bencana banjir di Kabupaten Cirebon.

“Saya berharap, Pemerintah Kabupaten Cirebon bisa menyalurkan semua bantuan tersebut kepada masyarakat yang terdampak, karena bantuannya begitu banyak,” ujar Selly.

“Dari Kemensos menggelontorkan bantuan sebesar Rp49 miliar lebih dan bantuan dari BNPB sebesar Rp1 miliar lebih. Semoga bantuan tersebut bisa mengatasi permasalahan di wilayah Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. 

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon

Tinjau Desa Ambit, Bupati Imron Berikan Bantuan Pascabanjir


RN NEWS (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan pantauan ke Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/3/2024). Pantauan itu untuk memastikan situasi di wilayah tersebut aman pascabanjir pekan lalu.

Imron menyebutkan, banjir yang terjadi wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur ini, melanda 36 desa dari sembilan wilayah kecamatan. Banjir tersebut luapan dari Sungai Cisanggarung yang berhulu di Kabupaten Kuningan.

“Hasil pantauan saya, lihat Sungai Cisanggarung sudah mengalami pendangkalan. Sungai yang tadinya sangat dalam dan lebar, kini semakin menyempit,” kata Imron.

Disebutkan Imron, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung akan melakukan upaya normalisasi pada Mei 2024.

Menurutnya, balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, memiliki otoritas untuk melakukan normalisasi Sungai Cisanggarung dari wilayah hulu hingga hilir.

“Sudah dikomunikasikan dengan BBWS terkait permasaahan banjir ini,” ujarnya.

Selain pemantauan pascabanjir, Imron juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana, diantaranya penyerahan benih padi 11 ton dan 120 kilogram benih jagung untuk lahan pertanian seluas 475 hektare.

Kemudian, bantuan pupuk NPK untuk 12 kelompok tani hortikultura dan layanan pengobatan hewan, serta penyemprotan disinfektan.

Selain itu, diserahkan pula 200 paket sembako dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan 100 paket sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.

“Bantuan untuk warga terdampak juga mengalir, bukan hanya dari pemerintah daerah saja. Besok juga datang bantuan dari Komisi VIII DPR RI di Pendopo,” ungkap Imron.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon

Kamis, 07 Maret 2024

Bey Bertekad Akhiri Siklus Banjir Tahunan di Cirebon


RN NEWS (Kabupaten Cirebon) -
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Cirebon, Kamis (7/3/2024). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Dalam peninjauan tersebut, Bey mengunjungi rumah-rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak banjir. Setelah itu, ia takziah ke rumah korban meninggal dunia akibat banjir.

Bey menyatakan, rencana teknis untuk normalisasi sungai bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengelolaan Sumber Daya Air BBWS sudah matang.

“Dengan tindakan ini, kami bertekad mengakhiri siklus banjir yang menghantui wilayah ini setiap tahunnya, serta memberi kesempatan bagi masyarakat untuk hidup dan beraktivitas normal tanpa rasa takut akan ancaman banjir,” ucap Bey.

Bencana banjir tersebut merendam sepuluh kecamatan di Cirebon Timur, Kabupaten Cirebon, setelah hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Selasa (5/3/2024).

Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, banjir yang disebabkan luapan sungai Ciputih, Ciberes, Pekik, dan Cisanggarung, tersebut mengakibatkan sekitar 33.000 rumah terendam, 40.075 KK/83.000 jiwa lebih terdampak banjir, dan sekitar 4.200 jiwa mengungsi.

Sebagai upaya penanganan bencana banjir tersebut, Dinas Sosial Provinsi Jabar telah menyalurkan bantuan berupa permakanan dan sandang pada senilai Rp101.690.850,- yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar.

Sementara itu, Kementerian Sosial RI telah mendorong bantuan berupa makanan siap saji, lauk pauk siap saji, makanan anak, sandang, kasur, kidsware, family kit, selimut, terpal dan tenda yang didorong langsung dari gudang pusat Kemensos senilai Rp1.401.208.000,-.

Selain dorongan logistik, telah didirikan posko Dapur Umum lapangan di kantor UPTD PAPRJJ Wil. III Kab. Cirebon yg dikelola oleh Tagana Kab. Cirebon dan Tagana Kab. Subang, serta dibantu oleh pilar sosial seperti Pendamping PKH dan TKSK dari kecamatan-kecamatan terdampak. Dapur Umum ini merupakan dukungan dari Kementerian Sosial RI.

Kemudian, Tim Logistik BPBD Provinsi Jawa Barat juga membawa bantuan logistik berupa paket sembako dan air minum yang diserahkan ke BPBD Kabupaten Cirebon.

Sumber : Humas Jabar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah

Rabu, 06 Maret 2024

Tinjau Korban Banjir, Bupati Cirebon Imron Berikan Bantuan


https://www.rn-news.com (Kabupaten Cirebon) -
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meninjau langsung lokasi bencana banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon di Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Rabu (6/3/2024).

Imron menyebut, ada 36 desa dari sembilan kecamatan yang terdampak oleh banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon, akibat luapan sungai Cisanggarung dan Ciberes.

“Sungai Cisanggarung merupakan sungai besar yang menghubungkan dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang kini senderannya sangat rendah. Sehingga, ketika mendapat kiriman air dari Kuningan, mengalami luapan dan mengakibatkan banjir,” jelas Imron.

Imron mengungkapkan, bencana banjir yang melanda tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam. “Ada 20 ribu rumah warga terendam dan 83 ribu warga terdampak akibat banjir ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata Imron, ada dua langkah yang pemerintah lakukan untuk penanganan banjir di wilayah timur tersebut. Mulai dari memberikan bantuan dan melakukan koordinasi dengan BBWS.

“Untuk jangka pendek, kita membuka dapur umum untuk warga terdampak, dan menyiapkan segala macam bantuan. Sedangkan untuk jangka panjangnya, kita lakukan koordinasi dengan BBWS, karena sungai Cisanggarung merupakan kewenangan pusat,” ujarnya.

Disinggung soal ada korban meninggal, Imron mengatakan, ada dua korban meninggal dunia saat banjir melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon.

“Satu korban warga Desa Ciuyah akibat terpleset saat membantu keluarganya, dan satu orang meninggal lainnya merupakan warga Desa Gunungsari akibat kesetrum,” ungkapnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan pengumpulan data dari wilayah terdampak banjir.

Ia menjelaskan, data sementara, ada sembilan kecamatan yang terendam banjir. Hal tersebut sesuai laporan dari tim di lapangan.

“Sembilan kecamatan yang terdampak banjir, yakni Waled, Karangwareng, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, Pangenan, Babakan, Gebang dan Losari,” ujar Deni.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon tersebut, disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kuningan, yang menyebabkan sungai Cisanggarung dan Ciberes meluap.

“Biasanya, hanya di Kecamatan Waled saja yang banjir ketika dapat kiriman air dari Kuningan, tetapi sekarang merembet ke sembilan kecamatan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Deni, ketinggian air yang menerjang wilayah timur Kabupaten Cirebon, mencapai dua meter kurang. Namun kini, sebagian wilayah yang terdampak banjir sudah mulai surut.

“Yang masih tinggi di Desa Cilengkrang, Cibogo dan Ciuyah. Kalau Desa Ciuyah mencapai 2,5 meter saat malam hari, namun hanya beberapa rumah saja, karena lokasinya dekat dengan sungai,” imbuhnya.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon

Rabu, 15 Februari 2023

Peresmian Musholla Nurussalam Oleh Bupati, Ketua PP Teguh Ikut Partisi


Cirebon, Musholla Nurussalam diresmikan oleh Bapak Bupati Kabupaten Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag. Musholla Nurussalam yang dapat menampung kapasitas 150 sampai dengan 250 jamaah ini terletak di Desa Keduanan Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon. Rabu, (15/2/2023). Desa Keduanan Kecamatan Depok.
Dalam peresmian Musholla tersebut dihadiri oleh Kepala Desa (Kuwu) Keduanan, Camat Depok, Perwakilan Dari Polsek Depok, Koramil Plumbon, Bupati Kabupaten Cirebon dan beberapa tokoh masyarakat pun ikut dalam peresmian tersebut.

Dalam peresmian Musholla Bupati menyampaikan pesan kepada masyarakat agar dapat menghidupkan Musholla, menghidupkan Musholla ini bisa diartikan dengan merawat, menjaga, termasuk diisi dengan jamaah dengan sholat berjamaah di mushola ini.

"Dengan adanya musholla baru ini semakin mendekatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya pada masyarakat sekitar Desa Keduwanan", Papar Bupati Imron hadapan jamaah.

Selain daripada itu Ketua Panitia Sumitra Abdulrahman Faqik menyampaikan bahwa kegiatan hari ini juga dalam rangka Rajaban dan menyantuni anak yatim piatu, Rajaban sendiri itu dapat diperingati kapan saja, akan tetapi jika diperingati di Bulan Rajab akan lebih baik lagi.

"Saya selaku Ketua panitia berterima kasih kepada Bapak Bupati dalam kehadirannya dan apresiasinya, semoga ini akan menjadi momentum yang tepat untuk semua warga sekitar", Papar Ketua Panitia Sumitra kepada awak media.
Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kabupaten Cirebon Teguh pun angkat bicara, dirinya berharap dengan adanya peresmian Musholla Nurussalam ini semakin banyak orang menjadi Soleh dan Sholehah, khususnya di Desa Keduanan.

"Saya selaku Ketua PP PAC Depok Kabupaten Cirebon dan jajarannya diminta oleh ketua panitia peresmian Musholla Nurussalam untuk ikut mengawal kegiatan tersebut", paparnya kepada awak media.
"Walaupun disini sudah ada Babinkamtibmas dan Babinsa, akan tetapi ini merupakan bentuk keperdulian Ormas Pemuda Pancasila kepada masyarakat sekitar dalam ikut mengamankan peresmian Musholla Nurussalam agar terjalin Kondusifitas", imbuhnya.

(Cephy)

Senin, 23 Januari 2023

" Taryono "Kuwu Desa Panunggul Gandeng Komunitas Kopling Pancer Giat Tangani Sampah


Cirebon, buserpolkrim.com -
Dalam rangka menciptakan desa ppangunggul yang bersih dan asri  Taryono kuwu desa panunggul menggandeng komunitas Kopling pancer ( komunitas pecinta lingkungan panunggul cirebon ) yamg dinakodai Agus .

Menurut Taryono kuwu panunggul saat dikonfirmasi mengatakam " pada intinya masalah sampah harus ditangani secara serius oleh karenanya kita pemerintah desa bekerja sama dengan  kopling pancer  sebuah komunitas yang menangani masalah sampah, dan komunitas yang baru dibentuk beberapa bulan ini  beranggotakan 5 orang,  " papar taryono 

Lanjutnya " nah sampah yang masuk nantinya   dipilah mana yang oraganik , mana yang platik , untuk plastik nanti bakal kita daur ulang , pada dasarnya kita pemerintah desa peduli terhadap lingkungan karena betapapun ini merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu diperlukan kerjasama seluruh elemen masyarakat desa panunggul " urainya   

Lebih jauh taryono mengatakam "saatnya kita harus bisa merubah paradigma lama , oeh karena itu saya berharap kepada bapak bupati dan wakil bupati cirebon berkenan memberikan bantuan sarana penunjang diantaranya kendaraan roda tiga ,sebab kalau mau tahu sampah didesa panggul dalam satu hari itu bisa mencapai 7 sampai dengan 8 kwintal yang diangkut ke TPS ( tempat pembuangan sampah ) " bebernya 
Menurut agus ketua komunitas kopling pancer saat ditemui disela sela jam istirahat mengatakan " betul apa yang dikatakan pak kuwu, kita memang butuh kendaraan angkut sampah , agar supaya sampah bisa masuk ke TPS sebab kalau tidak jelas bermasalah mas" beber Agus.

(Koko/ochim )

Rabu, 18 Januari 2023

Kantor Imigrasi Dihebohkan Kedatangan Drakula Dari Tanah Wali


Cirebon, buserpolkrim.com - Dalam rangka baksos donor darah hari bakti Imigrasi yang ke 73 mengadakan "GIAT DONOR DARAH SUKA RELA" Drakula dari tanah Wali Kembali Beraksi bersama dengan PMI Kabupaten Cirebon, Selasa, (17/1/2023). Jln Ki Ageng Tirtayasa Kedawung.

Kegiatan ini merupakan kontribusi atau wujud kepedulian KANTOR IMIGRASI Kepada masyarakat yang membutuhkan darah, penyelenggaraan kegiatan donor darah ini dapat memberikan manfaat besar bagi penerimanya maupun bagi pendonor darah, serta dapat membantu rasa peduli pada sesama dan membantu program PMI dalam memenuhi stok darah.

Serka Sanija Koramil 0620-07/Plumbon Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang sering dikenal sebagai Drakula dari tanah Wali dirinya bukan saja sekedar sebagai kordinator donor darah, akan tetapi sebagai Pendonor aktif, dirinya saat ini baru saja Donor Darah untuk ke 90 kalinya.

"Saya selaku kordinator donor darah selalu bersinergi terus kepada siapapun juga karena untuk mempermudah dan menumbuhkembangkan rasa cinta kepada sesama, kalau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi itulah semboyan drakula dari tanah wali", paparnya kepada awak media.

"Dalam kegiatan tersebut Alhamdulillah bertemu teman SMA PGRI Alumni 93 beliau baru donor yg ke 23, disini saya bangga dan salut untuk wawan kurniawan karena peduli kepada sesama," imbuhnya.

Dirinya pun tidak luput ucapkan trima kasih kepada Bapak Dr.Ronny F.Sompie,S.H.,M.H, 
Karyawan karyawati imigrasi semoga diberi kesehatan yg luar biasa, umur yang panjang, rezeki yang halal, kegiatan ini dilakukan karena masih banyak yang betul-betul membutuhkan darah, tidak memandang ras, suku, atau golongan, karena di mata Allah Swt sama derajatnya, jangan bimbang dan ragu karena kerja nyata di lapangan kami tetap solid kepada siapapun bahwa TNI ITU BISA.

(Cephy)

Baznas Kabupaten Cirebon Apresiasi Green Program Kinerja Polresta Cirebon


Baznas Kabupaten Cirebon mengapresiasi program kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khsususnya Polresta Cirebon dibawah kepemimpinan Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H. 

Baznas Kabupaten Cirebon, M. Sirojudin mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya dalam hal telah berani membuka saluran aduan masyarakat Cirebon Kabupaten melalui medsos terkait dengan situasi Kamtibmas diwilayah Kab. Cirebon.

"Dengan demikian aduan Kamtibmas dapat di respon cepat oleh personil jajaran Polresta Cirebon. Selain itu, terobosan inovasi pembuatan SIM, SKCK melalui Green Service juga patut kita berikan apresiasi," katanya Selasa (17/1/2023).

Pasalnya, masyarakat lebih terbantu dengan cara menabung sampah plastik di Bank Sampah dan dapat dipergunakan untuk membayar PNBP SIM. Terobosan tersebut menjadi aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam. 

Ia mengatakan inovasi Green Service tersebut sangat unik. Pasalnya, masyarakat bisa menggunakan sampah plastik untuk membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk penerbitan SIM dan SKCK di Satpas Polresta Cirebon.

"Bahkan, di layanan Green Service juga masyarakat akan mendapatkan pelayanan prioritas. Sehingga pembuatan SIM maupun SKCK jadi lebih cepat dan tentunya lebih nyaman," ujarnya.

Menurutnya, pelayanan Green Service juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari sampah plastik yang notabene tidak dapat diuraikan oleh alam meski dalam waktu 100 tahun sekalipun.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Cirebon atas diluncurkannya pelayanan Green Service tersebut. Ia berharap, layanan tersebut dapat terus berkembang dan pada akhirnya berdampak untuk mengurangi sampah plastik di Kabupaten Cirebon.

"Kami mendukung penuh inovasi Green Service Satpas Polresta Cirebon. Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat berkat terobosan ini," katanya.

(Rahmat)

Minggu, 15 Januari 2023

Drakula Dari Tanah Wali Kembali Beraksi Bersama Dengan PMI Kabupaten Cirebon


Cirebon, buserpolkrim.com - Drakula dari tanah Wali kembali beraksi bersama dengan KDD Kusnendar PMI Kabupaten Cirebon sebagai pelaksana kegiatan baksos Donor Darah dalam giat rutin 3 Bulan sekali kini di adakan di Perum Taman Kapuk Permai Rw 05 Desa Kedawung Kecamatan Kedawung. Minggu, (15/1/2023)

Serka Sanija Koramil 0620-07/Plumbon Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang sering dikenal sebagai Drakula dari tanah Wali dirinya bukan saja sekedar sebagai kordinator donor darah, akan tetapi sebagai Pendonor aktip, dirinya saat ini baru saja Donor Darah untuk ke 90 kalinya.

Serka Sanija yang dikenal tidak mengenal waktu dan juga tidak mengenal lelah, dirinya setiap hari selalu eksis di lapangan, disisi lain dirinya selalu mendengung dengungkan kepada setiap insan tentang manfaat jika kita melakukan donor darah, dan manfaat untuk yang membutuhkan.

Dalam pelaksana tugas ke wilayahan khususnya untuk giat Baksos DONOR DARAH, harus menggandeng semua lingkup elemen masyarakat, sehingga dengan demikian bisa memperlancar pelaksanaan kegiatan tersebut, disamping itu kegiatan tersebut disambut dengan antusias masyarakat sekitar, ungkapnya.

Serka Sanija mengungkapkan bahwa sebagi warga masyarakat Cirebon harus saling tegur sapa dan hormat menghormati, ketika bertemu merupakan suatu kewajiban bagi setiap warga yang memegang adat istiadat, senyum dan sapa sudah menjadi budaya warga masyarakat sejak dulu, sehingga bisa mempererat kembali hubungan pertemanan dan persaudaraan, ini akan lebih muda untuk mis komunikasi dalam mengadakan giat baksos donor darah.

"Ayo kita donor darah, indahnya dalam berbagi, memberi, kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi", paparnya kepada setiap orang yang di lokasi kegiatan.

"Insya Allah ada baiknya untuk membantu sesama dalam rangka giat baksos donor darah, tetap semangat maju tetus pantang mundur, karena mereka harus tersenyum", imbuhnya.

(Cephy)

Jumat, 13 Januari 2023

Konsultasi Publik RKPD Tahun 2024 Kabupaten Cirebon, Himpun Aspirasi dan Harapan Masyarakat


KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag membuka kegiatan Konsultasi Publik RKPD Tahun 2024 Kabupaten Cirebon dengan tema "Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif, Berkeadilan, dan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat untuk Mewujudkan Daya Saing dan Kemandirian Daerah" dilaksanakan di Hotel Apita Cirebon, Kamis (12/01/2023). 

Dalam sambutannya, Imron mengatakan bahwa forum ini merupakan forum strategis untuk menghimpun aspirasi dan harapan seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan, terhadap prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2024.

“Di dalam RPJMD tahun 2024, perencanaan tahun 2024 merupakan titik koordinasi sekaligus ukuran keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, rencana pembangunan tahun 2024 harus dirumuskan secara baik berdasarkan kebutuhan masyarakat,” kata Imron. 

Ia berharap pada forum ini, semua elemen masyarakat bersama-sama bermusyawarah mengurai permasalahan yang ada di Kabupaten Cirebon kedepan. “Semua elemen masyarakat, dari anak muda, KNPI, Karang Taruna, desa, kecamatan, dan juga Ormas untuk bisa sharing terhadap masukan-masukan untuk pembangunan tahun 2024 yang akan datang,” lanjutnya. 

Sementara itu, Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Uu Sudrajat ST menyampaikan maksud kegiatan ini untuk menginput aspirasi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Cirebon Tahun 2024.
“Inputnya, yang pertama, sebagai bahan masukan penyusunan RKPD Kabupaten Cirebon Tahun 2024, diantaranya dokumen RPJMD Perubahan Tahun 2019-2024. Kedua, Rancangan Awal RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2024. Ketiga, Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2024. Dan terakhir, Pokok-pokok Pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” jelas Uu.

Sedangkan tujuannya, yaitu selain memberikan informasi substansi draf rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2024, kemudian penajaman prioritas, tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah tahun 2024. Dan yang terakhir, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan sektoral, kewilayahan dan aspirasi masyarakat sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku,” lanjutnya. 

Dirinya menambahkan, bahwa output atau hasil yang diharapkan dari forum ini adalah berupa rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Cirebon tahun 2024. (Cephy)

Kamis, 05 Januari 2023

49 Warga Kabupaten Cirebon Bikin SIM, Bayar Pakai Sampah


Cirebon - Inovasi Polresta Cirebon mengganti biaya pembuatan SIM dengan sampah cukup efektif. Terbukti, setelah 5 bulan berjalan, tepatnya Rabu (4/1/2023) sudah ada 49 orang yang sudah membuat SIM dengan modal sampah.

"Dari mulai Agustus 2022, sampai dengan sekarang. Tercatat sudah ada 49 orang yang membuat SIM pakai bank sampah. Rata-rata mereka dari wilayah Kecamatan Gempol, membuat SIM C," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polresta Cirebon Iptu Moch. Fadholi, S.H., saat ditemui wartawan. Kamis (05/01/2023).

Ia mengatakan, tidak ada istimewa membuat SIM menggunakan bank sampah maupun secara umum. Prosesnya tetap sama, sesuai prosedur. Yakni, menyediakan foto copy KTP, Surat Keterangan Sehat, dan surat dari psikologis. Kemudian mendaftar ke pelayanan SIM Polresta Cirebon.

Namun, kelebihan membuat SIM dengan bank sampah, tidak lagi membayar ke bank BRI alias gratis. Karena bayar bank BRI sudah digantikan dengan sampah yang dikumpulkan oleh pemohon, yang sudah kerjasama dengan DLH.

"Jadi kita sudah kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon. Pemohon SIM nanti kordinasi dengan DLH, kalau  tabungan sampah sudah cukup, akan diberikan surat rekomendasi dari DLH. Surat rekomendasi menyatakan nasabah sudah memenuhi syarat bikin SIM," katanya.

Katanya, setiap minggunya yang membuat SIM pakai bank sampah terus ada. Karena, di Kabupaten Cirebon ada 10 bank sampah yang kerjasama dengan DLH dan juga Polresta Cirebon. "Nasabah bank sampah, tidak hanya dapat pelayanan SIM saja. Tabungan sampah juga bisa digunakan untuk membuat SKCK dan pelayanan kepolisian lainnya di Polresta Cirebon," pungkasnya. 

Terpisah, Ayu Angraeni  warga Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol mengapresiasi pelayanan dari Polresta Cirebon. Menurutnya, inovasi tersebut mempermudah masyarakat menerima pelayanan. "Bikin SIM melalui bank sampah Polresta memberikan kemudahan dengan tes ujian praktek dan teori. Saya lulus mendapatkan SIM C," katanya.

(Rahmat)