Selasa, 13 Oktober 2026
71 Tahun Borsak Mangatasi Nababan Gelar Partangiangan di Ujung Batu, Teguhkan Solidaritas Pomparan
HUT ke-27, DPRD Rokan Hulu Gelar Paripurna, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Bupati Subang Borong Keripik UMKM, Momentum TMMD ke-130 Dorong Usaha Lokal
RN NEWS (Subang) - Momen menarik terjadi saat pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026). Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., memborong dagangan keripik milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Saat melihat produk keripik yang dijajakan, Bupati menunjukkan ketertarikannya terhadap produk tersebut. “Wah, enak juga. Ini semuanya berapa? Saya borong,” ucap Reynaldy.
Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan kegiatan TMMD untuk memperkenalkan produknya. Dukungan melalui pembelian langsung juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, selain pembangunan infrastruktur.
“Melalui TMMD, kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pembangunan fisik, tetapi juga mendapatkan peluang untuk mengembangkan usaha dan memperkenalkan produk lokal. Dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Deny.
Kehadiran UMKM dalam rangkaian pembukaan TMMD ke-130 menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Produk lokal memiliki peluang untuk semakin dikenal ketika mendapat ruang promosi dan dukungan dari berbagai pihak.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendorong pembangunan desa secara menyeluruh, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi warga.
TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Gelar Sunatan Massal bagi Anak di Cupunagara
RN NEWS (Subang) - Sebanyak 10 anak mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar Kodim 0605/Subang dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan sosial TMMD untuk membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan bagi anak-anak. Pelaksanaannya melibatkan tenaga medis dan unsur terkait dengan memperhatikan prosedur kesehatan selama tindakan berlangsung.
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan keluarga terbantu dalam memenuhi kebutuhan tersebut. TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.
Salah satu orang tua peserta, Bapak Anwar (38), menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sunatan massal memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mendapatkan layanan kesehatan bagi anak sekaligus meringankan kebutuhan yang harus dipersiapkan.
“Alhamdulillah, kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga anak-anak yang mengikuti sunatan massal dapat menjalani prosesnya dengan baik dan segera pulih,” ujar Anwar.
Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh layanan yang dibutuhkan melalui kerja sama berbagai pihak.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan kerja sama yang diberikan kepada masyarakat Cupunagara. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak serta keluarga mereka,” ujar Wahidin.
Sunatan massal menjadi salah satu kegiatan sosial dalam rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kolaborasi TNI, pemerintah desa, tenaga medis, dan unsur terkait, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Hadirkan Layanan Publik bagi Warga Cupunagara
RN NEWS (Subang) - Masyarakat Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mendapatkan akses berbagai layanan sosial dan pelayanan publik dalam rangka pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang, Selasa (13/10/2026).
Layanan yang dihadirkan meliputi pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), edukasi pencegahan stunting, pelayanan administrasi kependudukan berupa pengurusan akta kelahiran, serta kegiatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia. Sinergi lintas sektor menjadi penting agar kebutuhan warga, mulai dari kesehatan hingga administrasi kependudukan, dapat memperoleh perhatian dan pelayanan yang baik,” ujar Deny.
Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran berbagai layanan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan yang dibutuhkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat membantu warga memperoleh layanan secara lebih mudah, terutama dalam bidang kesehatan dan administrasi kependudukan.
“Dengan adanya pelayanan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Kami juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa terus terjalin untuk mendukung kebutuhan masyarakat Cupunagara,” ujar Wahidin.
Selain pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan, kegiatan tersebut turut menghadirkan layanan KB dan edukasi pencegahan stunting sebagai bagian dari perhatian terhadap kesehatan keluarga. Kehadiran UMKM juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
Pelayanan sosial dan publik ini melengkapi rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Desa Cupunagara
TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Resmi Dibuka
RN NEWS (Subang) - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, resmi dibuka pada Selasa (13/10/2026).
Pembukaan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan program TMMD dari Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., kepada Dandim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD. Dalam upacara tersebut, Bupati bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Bupati Subang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa serta memperkuat semangat gotong royong.
“Melalui TMMD, kita berharap terbangun kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan desa sesuai kebutuhan warga,” ujar Reynaldy.
TMMD ke-130 berlangsung hingga 11 November 2026 dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Program ini mencakup sasaran fisik berupa pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter serta pembangunan sarana air bersih berupa bak air di lima titik.
Sasaran fisik tambahan meliputi rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu), satu unit musala, dan satu unit pos keamanan lingkungan (pos kamling). Adapun kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan dan sosialisasi, bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, edukasi bahaya narkoba, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik.
Dandim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro mengatakan, pelaksanaan TMMD membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
“Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan TMMD. Kami berharap semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga sehingga program ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi warga,” kata Deny.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendukung pembangunan di Desa Cupunagara sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dandim 0605/Subang Paparkan Sasaran TMMD ke-130, Jalan Baru dan Air Bersih Jadi Prioritas
RN NEWS (Subang) - Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., memaparkan sasaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026). Program yang berlangsung hingga 11 November 2026 tersebut mencakup pembangunan infrastruktur serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Dalam paparannya, Dandim menjelaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
“Melalui TMMD ke-130 ini, kami berupaya menyinergikan peran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Sasaran kegiatan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.
Pada sasaran fisik pokok, TMMD ke-130 mencakup pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter serta pembangunan sarana air bersih berupa bak air di lima titik.
Adapun sasaran fisik tambahan meliputi rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu), satu unit musala, dan satu unit pos keamanan lingkungan (Pos Kamling).
Selain pembangunan fisik, program ini juga meliputi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi, bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), edukasi bahaya narkoba, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik.
Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD membutuhkan koordinasi berbagai pihak agar sasaran yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai rencana. Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah sasaran.
“Harapan kami, pelaksanaan TMMD ke-130 dapat berjalan dengan baik, seluruh sasaran dapat tercapai, dan hasilnya nantinya bisa dimanfaatkan serta dipelihara bersama oleh masyarakat,” tandasnya.
Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

HUT ke-27 Rohul, Bupati Anton Tegaskan Capaian Ekonomi 6,79 Persen di Atas Provinsi dan Nasional
Hana Asmita S.I.Kom Menangkan LKTJ PWI Rohul 2026
Senin, 12 Oktober 2026
Pemkot Cirebon Lakukan Perbaikan Drainase di Tentara Pelajar dan Pancuran untuk Cegah Genangan Air
RN NEWS (Kota Cirebon) - Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya mengurangi genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat hujan turun. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membenahi saluran drainase di kawasan Jalan Tentara Pelajar serta melakukan penanganan saluran air di kawasan Pancuran.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau langsung progres perbaikan drainase di kedua kawasan tersebut, Senin (13/10/2026). Dalam peninjauan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), camat, lurah, serta perwakilan RW setempat untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Di kawasan Jalan Tentara Pelajar, Pemkot Cirebon tengah membangun saluran drainase baru sepanjang kurang lebih 125 meter. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya untuk mengarahkan aliran air dari jalan menuju Sungai Cigeujeng, sehingga air tidak lagi mudah menggenang di badan jalan.
Wali Kota Cirebon menjelaskan, pembangunan drainase baru tersebut merupakan langkah awal untuk membenahi persoalan aliran air di kawasan itu. Menurutnya, penanganan genangan perlu dilakukan dari sumber persoalan, salah satunya dengan memastikan air memiliki jalur pembuangan yang memadai.
“Di Jalan Tentara Pelajar ini sebelumnya belum ada drainase yang memadai. Sekarang kita bangun saluran baru agar air dari jalan bisa langsung dialirkan ke Sungai Cigeujeng. Harapannya, air tidak lagi tertahan di jalan dan genangan bisa kita kurangi,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, pembenahan drainase perlu diikuti dengan revitalisasi dan pembersihan Sungai Cigeujeng agar aliran air dapat berjalan lebih lancar. Untuk itu, Pemkot Cirebon juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan mendukung pekerjaan yang sedang dilakukan pemerintah.
Wali Kota mengatakan, dirinya telah berkomunikasi dengan perwakilan RW setempat agar warga dapat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, persoalan drainase dan genangan tidak cukup diselesaikan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga saluran air tetap berfungsi.
“Kita ingin penanganannya tidak berhenti pada pembangunan drainase saja. Sungainya juga perlu kita benahi dan bersihkan. Saya sudah berkomunikasi dengan Bu RW agar masyarakat bisa ikut membantu. Pemerintah bergerak, masyarakat juga ikut menjaga, sehingga hasilnya bisa dirasakan bersama,” tuturnya.
Dalam proses pembersihan sungai, Pemkot Cirebon juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mendukung kebutuhan peralatan. Salah satu kebutuhan yang tengah diupayakan adalah penggunaan alat berat amfibi berukuran kecil yang dapat menjangkau alur sungai dengan akses terbatas.
Koordinasi tersebut diperlukan mengingat kondisi lapangan tidak memungkinkan penggunaan sembarang alat berat. Dengan dukungan peralatan yang sesuai, proses pengerukan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan membantu memperlancar aliran air menuju saluran pembuangan.
Wali Kota berharap pekerjaan drainase dan pembersihan sungai dapat dilakukan secepat mungkin, terutama sebelum intensitas hujan meningkat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pekerjaan tetap harus berjalan sekalipun hujan turun, karena penanganan genangan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Sementara itu, peninjauan di kawasan Pancuran dilakukan untuk memastikan perkembangan penanganan saluran air yang sebelumnya mengalami penyumbatan. Wali Kota melihat langsung progres pekerjaan yang telah dilakukan sejak pekan sebelumnya bersama jajaran DPUTR dan unsur kewilayahan.
Ia menyampaikan bahwa penanganan di kawasan tersebut terus berjalan, termasuk upaya mengatasi hambatan aliran air hingga ke bagian bawah jalur rel kereta api. Pekerjaan di area tersebut juga melibatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI), mengingat keberadaan jalur rel menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya memperlancar aliran air.
“Alhamdulillah, sudah ada progres dari pekerjaan yang dilakukan pekan lalu. Kita berharap saluran di kawasan Pancuran bisa kembali lancar. Memang kita belum bisa menyelesaikan seluruh persoalan banjir sekaligus, tetapi paling tidak kita berupaya agar genangan tidak bertahan terlalu lama dan air bisa lebih cepat surut,” kata Wali Kota.
Ia menambahkan, penyelesaian titik-titik penyumbatan menjadi salah satu prioritas agar aliran air tidak kembali tertahan ketika hujan turun. Pemkot Cirebon menargetkan pekerjaan pada saluran yang tersumbat di kawasan Pancuran dapat diselesaikan dalam pekan ini, dengan tetap memperhatikan kondisi teknis di lapangan.
Menurut Wali Kota, penanganan genangan membutuhkan kerja yang berkelanjutan dan koordinasi lintas pihak. Pemerintah tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan setelah terdampak genangan, tetapi juga berupaya membenahi sistem drainase agar persoalan serupa dapat dikurangi dari hulunya.
Melalui pembangunan drainase baru di Jalan Tentara Pelajar, pembersihan Sungai Cigeujeng, serta penanganan saluran di kawasan Pancuran, Pemkot Cirebon berharap aliran air semakin lancar dan dampak genangan terhadap aktivitas warga dapat diminimalkan.
Wali Kota menegaskan, pemerintah akan terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan dan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar penanganan persoalan drainase memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Cirebon.
(Elias)
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Babinsa Gilingan Latih PBB dan Bentuk Karakter Siswa SD
Surakarta – Dalam rangka pemantapan kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa SD serta sebagai wujud pembinaan pertahanan wilayah, Babinsa berperan utama memberikan pembinaan kepada generasi muda.















































