All Posts | Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, Polres Kuningan Gelar Penilaian Lomba Satkamling Zona 1

KUNINGAN – Guna memperkuat sistem keamanan swakarsa dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi Keaman...

Postingan Populer

Selasa, 13 Oktober 2026

71 Tahun Borsak Mangatasi Nababan Gelar Partangiangan di Ujung Batu, Teguhkan Solidaritas Pomparan




ROKAN HULU - Punguan Borsak Mangatasi Nababan menggelar kegiatan Partangiangan (Persekutuan Doa) ke-71 tahun di Gedung Gereja HKBP Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (13/10/2026).





Kegiatan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri Ketua Panitia Togap Nababan, Ketua Punguan Robinson Nababan, dan Penasehat Punguan St. Drs. Torang Manogon Nababan, serta seluruh pomparan Borsak Mangatasi Nababan, boru, bere, dan ibebere.





Dalam sambutannya, Penasehat Punguan St. Drs. Torang Manogon Nababan mengatakan, Partangiangan Borsak Mangatasi Nababan telah berlangsung sejak tahun 1955 hingga saat ini.





"Sejak 1955 sampai 13 Oktober 2026 hari ini, besar harapan kita pomparan Borsak Mangatasi Nababan, boru, bere, dan ibebere, semoga apa yang menjadi cita-cita leluhur kita tercapai. Kita harus tetap solid," ujar Torang Nababan.

Ia menegaskan filosofi kebersamaan marga tersebut harus terus dijaga lintas generasi.





"Tarsongon rantai na marsi togu-togu on di na marhaha anggi, marboru, marbere, nang maribebere. Artinya, ibarat rantai yang saling mengikat satu sama lain dalam hubungan marhaha anggi, marboru, marbere, dan maribebere," katanya.

Melalui peringatan Partangiangan ke-71 ini, Punguan Borsak Mangatasi Nababan berharap soliditas dan persatuan pomparan semakin kuat, serta menjadi wadah untuk saling menguatkan dalam suka dan duka.

Acara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan seluruh pomparan Borsak Mangatasi Nababan di mana pun berada.

***Friska Manalu ***

HUT ke-27, DPRD Rokan Hulu Gelar Paripurna, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah




ROKAN HULU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Rohul dengan mengusung semangat kolaborasi untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Rapat dipimpin Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, didampingi Wakil Ketua DPRD M. Aidi dan Nono Patria Pratama.



Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Wakil Bupati Syafaruddin Poti, S.H., M.M., perwakilan Gubernur Riau yang juga Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur, anggota DPR RI, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para pendiri Kabupaten Rokan Hulu, serta tokoh adat dan tokoh agama.



Ketua DPRD Ajak Seluruh Elemen Bersatu

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Hj. Sumiartini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.



Menurutnya, peringatan HUT ke-27 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Rokan Hulu.



“Melalui momentum hari jadi ini, mari perkuat kebersamaan dan terus berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Rohul,” ujarnya.



Ia berharap semangat kebersamaan terus terpelihara sehingga pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat dapat berjalan beriringan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Bupati Anton Tekankan Pentingnya Sinergi



Bupati Rokan Hulu Anton menegaskan bahwa perjalanan pembangunan daerah hingga memasuki usia ke-27 tidak terlepas dari perjuangan para pemimpin terdahulu dan kontribusi seluruh masyarakat.



Mengusung tema “Maju Bersinergi Membangun Negeri”, peringatan hari jadi tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.



“Diperlukan sinergi kuat antara Pemda, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Anton.



Ia juga mengakui bahwa keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tetap berupaya memprioritaskan program yang dibutuhkan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif.

Pemprov Riau Dorong Infrastruktur dan Kesejahteraan

Sementara itu, perwakilan Gubernur Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Rokan Hulu memiliki potensi ekonomi yang besar di sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. Potensi tersebut perlu dikembangkan secara optimal agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Pemerintah Provinsi Riau juga mendorong optimalisasi berbagai program pemerintah pusat, antara lain Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Khusus untuk program BSPS, Zulkifli menekankan pentingnya validitas data penerima agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan.

“Apa yang dapat ditangani kabupaten kita dorong, provinsi kita upayakan, dan yang butuh dukungan pusat kita perjuangkan bersama,” tegasnya.

HUT ke-27 Jadi Momentum Evaluasi Pembangunan

Rapat Paripurna HUT ke-27 Kabupaten Rokan Hulu menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan ke depan.

Dengan potensi daerah yang dimiliki serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat, sinergi lintas sektor diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Semangat “Maju Bersinergi Membangun Negeri” diharapkan tidak berhenti sebagai tema peringatan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan penguatan kesejahteraan masyarakat di Negeri Seribu Suluk.

***Friska Manalu***

Bupati Subang Borong Keripik UMKM, Momentum TMMD ke-130 Dorong Usaha Lokal


RN NEWS (Subang) -
Momen menarik terjadi saat pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026). Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., memborong dagangan keripik milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan tersebut.

Saat melihat produk keripik yang dijajakan, Bupati menunjukkan ketertarikannya terhadap produk tersebut. “Wah, enak juga. Ini semuanya berapa? Saya borong,” ucap Reynaldy.

Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan kegiatan TMMD untuk memperkenalkan produknya. Dukungan melalui pembelian langsung juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, selain pembangunan infrastruktur.

“Melalui TMMD, kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pembangunan fisik, tetapi juga mendapatkan peluang untuk mengembangkan usaha dan memperkenalkan produk lokal. Dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Deny.

Kehadiran UMKM dalam rangkaian pembukaan TMMD ke-130 menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Produk lokal memiliki peluang untuk semakin dikenal ketika mendapat ruang promosi dan dukungan dari berbagai pihak.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendorong pembangunan desa secara menyeluruh, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi warga.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Gelar Sunatan Massal bagi Anak di Cupunagara


RN NEWS (Subang) -
Sebanyak 10 anak mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar Kodim 0605/Subang dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan sosial TMMD untuk membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan bagi anak-anak. Pelaksanaannya melibatkan tenaga medis dan unsur terkait dengan memperhatikan prosedur kesehatan selama tindakan berlangsung.

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan keluarga terbantu dalam memenuhi kebutuhan tersebut. TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.

Salah satu orang tua peserta, Bapak Anwar (38), menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sunatan massal memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mendapatkan layanan kesehatan bagi anak sekaligus meringankan kebutuhan yang harus dipersiapkan.

“Alhamdulillah, kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga anak-anak yang mengikuti sunatan massal dapat menjalani prosesnya dengan baik dan segera pulih,” ujar Anwar.

Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh layanan yang dibutuhkan melalui kerja sama berbagai pihak.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kerja sama yang diberikan kepada masyarakat Cupunagara. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak serta keluarga mereka,” ujar Wahidin.

Sunatan massal menjadi salah satu kegiatan sosial dalam rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kolaborasi TNI, pemerintah desa, tenaga medis, dan unsur terkait, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Hadirkan Layanan Publik bagi Warga Cupunagara


RN NEWS (Subang) -
Masyarakat Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mendapatkan akses berbagai layanan sosial dan pelayanan publik dalam rangka pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang, Selasa (13/10/2026).

Layanan yang dihadirkan meliputi pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), edukasi pencegahan stunting, pelayanan administrasi kependudukan berupa pengurusan akta kelahiran, serta kegiatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia. Sinergi lintas sektor menjadi penting agar kebutuhan warga, mulai dari kesehatan hingga administrasi kependudukan, dapat memperoleh perhatian dan pelayanan yang baik,” ujar Deny.

Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran berbagai layanan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan yang dibutuhkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat membantu warga memperoleh layanan secara lebih mudah, terutama dalam bidang kesehatan dan administrasi kependudukan.

“Dengan adanya pelayanan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Kami juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa terus terjalin untuk mendukung kebutuhan masyarakat Cupunagara,” ujar Wahidin.

Selain pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan, kegiatan tersebut turut menghadirkan layanan KB dan edukasi pencegahan stunting sebagai bagian dari perhatian terhadap kesehatan keluarga. Kehadiran UMKM juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Pelayanan sosial dan publik ini melengkapi rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Desa Cupunagara

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Resmi Dibuka


RN NEWS (Subang) -
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, resmi dibuka pada Selasa (13/10/2026).

Pembukaan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan program TMMD dari Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., kepada Dandim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD. Dalam upacara tersebut, Bupati bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Bupati Subang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa serta memperkuat semangat gotong royong.

“Melalui TMMD, kita berharap terbangun kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan desa sesuai kebutuhan warga,” ujar Reynaldy.

TMMD ke-130 berlangsung hingga 11 November 2026 dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Program ini mencakup sasaran fisik berupa pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter serta pembangunan sarana air bersih berupa bak air di lima titik.

Sasaran fisik tambahan meliputi rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu), satu unit musala, dan satu unit pos keamanan lingkungan (pos kamling). Adapun kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan dan sosialisasi, bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, edukasi bahaya narkoba, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik.


Dandim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro mengatakan, pelaksanaan TMMD membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.

“Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan TMMD. Kami berharap semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga sehingga program ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi warga,” kata Deny.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendukung pembangunan di Desa Cupunagara sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dandim 0605/Subang Paparkan Sasaran TMMD ke-130, Jalan Baru dan Air Bersih Jadi Prioritas


RN NEWS (Subang) -
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., memaparkan sasaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026). Program yang berlangsung hingga 11 November 2026 tersebut mencakup pembangunan infrastruktur serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dalam paparannya, Dandim menjelaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

“Melalui TMMD ke-130 ini, kami berupaya menyinergikan peran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Sasaran kegiatan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.

Pada sasaran fisik pokok, TMMD ke-130 mencakup pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter serta pembangunan sarana air bersih berupa bak air di lima titik.

Adapun sasaran fisik tambahan meliputi rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu), satu unit musala, dan satu unit pos keamanan lingkungan (Pos Kamling).


Selain pembangunan fisik, program ini juga meliputi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi, bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), edukasi bahaya narkoba, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik.

Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD membutuhkan koordinasi berbagai pihak agar sasaran yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai rencana. Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah sasaran.

“Harapan kami, pelaksanaan TMMD ke-130 dapat berjalan dengan baik, seluruh sasaran dapat tercapai, dan hasilnya nantinya bisa dimanfaatkan serta dipelihara bersama oleh masyarakat,” tandasnya.

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta, Senin 12/10/2026 pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Hidayat Kurniawan melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 01/Laweyan.

Dikatakan Serka Hidayat Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 01/Laweyan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 01/Laweyan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 01/Laweyan."tegasnya.
Uploaded Image

HUT ke-27 Rohul, Bupati Anton Tegaskan Capaian Ekonomi 6,79 Persen di Atas Provinsi dan Nasional




ROKAN HULU – Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM bersama Wakil Bupati Syafaruddin Poti, SH, MH memimpin Upacara Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu di Halaman Kantor Bupati, Senin (12/10/2026).



Upacara dihadiri Forkopimda, Pj Sekda, para Asisten, Kepala Dinas Pendidikan Alrieja Ahyu, SE, M.Si, Ak, seluruh camat, serta ASN dan non-ASN di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.



Bupati Anton menyampaikan tema HUT ke-27 tahun ini adalah _Maju Bersinergi Membangun Negeri_. Menurutnya, kemajuan tidak bisa dikerjakan sendiri. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda harus berjalan seiring.



Visi pembangunan Rohul adalah mewujudkan pusat pertumbuhan ekonomi yang religius melalui pemanfaatan SDA berwawasan lingkungan menuju masyarakat sejahtera dan berkelanjutan. Visi tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Rohul yang mencapai 6,79 persen, lebih tinggi dari Provinsi Riau 4,59 persen dan nasional 5,13 persen.



*Ekonomi dan Ketenagakerjaan*
Pemkab mendorong penguatan UMKM melalui program KURDA ASA dengan pinjaman modal Rp5 juta yang bunganya ditanggung Pemda. Selain itu, untuk pertama kalinya selama 27 tahun, Pemkab akan menggelar Job Fair dengan 500 lowongan kerja dari 50 perusahaan di Rokan Hulu.



*Infrastruktur*
- Peningkatan jalan 13,21 Km
- Rekonstruksi jalan 14,74 Km
- Rekonstruksi jalan 6,12 Km melalui Dana Bagi Hasil senilai Rp27 miliar
- Pembangunan jalan 5,1 Km melalui Inpres Jalan Daerah APBN Rp37 miliar
- Pembangunan Gedung DPRD Rp8,8 miliar
- Revitalisasi kawasan kumuh dan penataan kawasan Danau Zipur (Dipo Boncah Balong)
- Rehabilitasi Astaka MTQ dan pembangunan stadion berstandar nasional untuk persiapan tuan rumah MTQ Provinsi Riau 2027



*Pendidikan*
Revitalisasi 84 satuan pendidikan tahun 2025-2026, terdiri dari 13 PAUD, 27 SD, 21 SMP dan jenjang lainnya dengan anggaran Rp79,44 miliar. Pembagian seragam gratis untuk 17.340 siswa, pembentukan Satgas Makan Bergizi Gratis, serta persiapan pembangunan Sekolah Terintegrasi / Sekolah Garuda di lahan 20 hektare.



*Kesehatan*
Cakupan Universal Health Coverage (UHC) di atas 95 persen. Program Tracing TBC Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 56 dari 145 desa/kelurahan. Rohul meraih peringkat 2 terbaik di Riau untuk bulan imunisasi kejar. Dari 23 Puskesmas, 10 di antaranya sudah melayani rawat inap.



Bupati Anton mengakui pembangunan menghadapi tantangan fiskal sehingga harus menetapkan skala prioritas. Untuk itu Pemkab bersinergi dengan dunia usaha melalui program CSR, di antaranya untuk pengecatan Islamic Centre, penataan Pasar Modern Pasir Pengaraian, rehabilitasi Jalan Provinsi Ujung Batu – Pasir Pengaraian, dan pembangunan 34 unit rumah layak huni.



Untuk peningkatan pelayanan, Pemkab dan DPRD telah menandatangani Nota Kesepakatan Pembiayaan dengan PT SMI untuk pembangunan RSUD 6 lantai dan rehabilitasi Gedung Daerah.

Di akhir sambutan, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada tokoh pendiri serta para Bupati dan Wakil Bupati terdahulu atas perjuangan membangun Rokan Hulu hingga tumbuh pesat saat ini.

***Friska Manalu ***

Hana Asmita S.I.Kom Menangkan LKTJ PWI Rohul 2026




Rokan Hulu-Riau - Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Rokan Hulu ke-27 tahun 2026, Persatuan Wartawan Indonesia menggelar Lomba Karya Jurnalistik. Dari puluhan peserta kategori Wartawan/ Umum, nama wartawati senior sekaligus Ketua DPC Akpersi Rokan Hulu Hana Asmita S.I.Kom diumumkan sebagai juara 1. 



Lomba LKTJ PWI Rokan Hulu ini berlangsung 20 September sampai 8 Oktober 2026, dengan mengangkat tema " Jejak CSR Perusahaan Dalam Membangun Negeri ". LKTJ ini memperlombakan 2 kategori peserta yakni kategori siswa dan  mahasiswa , serta kategori wartawan dan umum. 

Ketua panitia, Akhiruddin menyampaikan peserta yang mendaftar kategori siswa dan mahasiswa sebanyak 30 orang, sedangkan kategori wartawan dan umum sebanyak 20 orang. 

Pemenang LKTJ PWI Rokan Hulu ini diumumkan Senin pagi, 12 Oktober 2026, usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun kabupaten Rokan Hulu ke 27. Untuk kategori siswa dan mahasiswa dimenangkan oleh juara 1 Putri Aulia Oktafiona, juara 2 Nova Wulandari , juara 3 Khusnul Fikri, dan harapan 1 Rasiti Harefa .  

Sementara untuk kategori wartawan dan umum, juara 1 Hana Asmita S.I.Kom, juara 2 Ermiza Indah Puspitanty, juara 3 Heru Pramono Cakty, dan harapan 1 atas nama M.Syari Faidar. 

Salah seorang pemenang lomba ,  yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Rokan Hulu, Hana Asmita S.I.Kom, mengaku tak menduga akan menang. 

" Awalnya hanya ingin berpartisipasi saja, untuk mempertajam pengetahuan tentang jurnalistik. Karena kan saya belum pernah ikut LKTJ. Endingnya, buat kaget, alhamdulillah, diumumkan sebagai juara 1. Prestasi ini tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi diri saya, untuk terus berkarya dan terus sukses dalam karir sebagai seorang jurnalist. Trimakasih kami ucapkan kepada PWI Rohul yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Kegiatan LKTJ ini, sangat bagus untuk diikuti. Memotivasi  kita untuk upgrade diri dan mengasah serta mengukur kemampuan ilmu jurnalistik yang kita kuasai. Karena produk jurnalistik itu tidak hanya soft news atau breaking news, melainkan juga ada liputan in depth, feature, dan investigasi." Ujar Hana Asmita 

Sebagai wartawati senior, yang andil sebagai peserta LKTJ PWI Rohul, Hana Asmita S.I.Kom menyajikan liputan feature tentang UMKM dan IKM, yang berjudul " IKM Langgak Craf Sulap Lidi Sawit Menjadi Cuan". Karya jurnalistik ini dipublikasikan di media online Riaunet.com dengan link berita,  https://riaunet.com/ikm-langgak-craf-sulap-lidi-sawit-jadi-cuan/

Dalam karya jurnalistik ini, Hana Asmita menggambarkan perjuangan sebuah Industri Kecil Menengah Langgak Craf yang berjuang untuk tumbuh dimusim pandemi covid 19, dengan modal swadaya anggota. Jatuh bangunnya usaha yang dibangun para ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktu luang untuk menganyam lidi sawit ini akhirnya berkembang setelah CSR PT.SPR Langgak melakukan pembinaan dan memberikan berbagai bantuan melalui program pemberdayaan masyarakat dan pembinaan UMKM lokal. 

Pemenang lomba LKTJ PWI Rohul 2026 ini menerima hadiah berupa gadget, uang Rp 2 juta, sertifikat plus thropy untuk juara 1, uang Rp 1.5 juta , sertifikat dan trophy untuk juara 2, uang Rp 1 juta , sertifikat plus thropy untuk juara 3 dan uang Rp 500 ribu, sertifikat plus thropy untuk harapan 1. 

Hana Asmita mengapresiasi PWI Rokan Hulu yang telah menjadi organisasi pertama di Rokan Hulu yang melaksanakan kegiatan LKTJ  ini. 

"Saya berharap kedepan 15 organisasi wartawan yang ada di kabupaten Rokan Hulu, berlomba-lomba melaksanakan kegiatan yang sifatnya memotivasi wartawan yang ada di Rokan Hulu untuk upgrade diri." pungkasnya.

***Friska Manalu**"

Senin, 12 Oktober 2026

Pemkot Cirebon Lakukan Perbaikan Drainase di Tentara Pelajar dan Pancuran untuk Cegah Genangan Air


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya mengurangi genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat hujan turun. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membenahi saluran drainase di kawasan Jalan Tentara Pelajar serta melakukan penanganan saluran air di kawasan Pancuran.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau langsung progres perbaikan drainase di kedua kawasan tersebut, Senin (13/10/2026). Dalam peninjauan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), camat, lurah, serta perwakilan RW setempat untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Di kawasan Jalan Tentara Pelajar, Pemkot Cirebon tengah membangun saluran drainase baru sepanjang kurang lebih 125 meter. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya untuk mengarahkan aliran air dari jalan menuju Sungai Cigeujeng, sehingga air tidak lagi mudah menggenang di badan jalan.

Wali Kota Cirebon menjelaskan, pembangunan drainase baru tersebut merupakan langkah awal untuk membenahi persoalan aliran air di kawasan itu. Menurutnya, penanganan genangan perlu dilakukan dari sumber persoalan, salah satunya dengan memastikan air memiliki jalur pembuangan yang memadai.


“Di Jalan Tentara Pelajar ini sebelumnya belum ada drainase yang memadai. Sekarang kita bangun saluran baru agar air dari jalan bisa langsung dialirkan ke Sungai Cigeujeng. Harapannya, air tidak lagi tertahan di jalan dan genangan bisa kita kurangi,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, pembenahan drainase perlu diikuti dengan revitalisasi dan pembersihan Sungai Cigeujeng agar aliran air dapat berjalan lebih lancar. Untuk itu, Pemkot Cirebon juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan mendukung pekerjaan yang sedang dilakukan pemerintah.

Wali Kota mengatakan, dirinya telah berkomunikasi dengan perwakilan RW setempat agar warga dapat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, persoalan drainase dan genangan tidak cukup diselesaikan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga saluran air tetap berfungsi.

“Kita ingin penanganannya tidak berhenti pada pembangunan drainase saja. Sungainya juga perlu kita benahi dan bersihkan. Saya sudah berkomunikasi dengan Bu RW agar masyarakat bisa ikut membantu. Pemerintah bergerak, masyarakat juga ikut menjaga, sehingga hasilnya bisa dirasakan bersama,” tuturnya.


Dalam proses pembersihan sungai, Pemkot Cirebon juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mendukung kebutuhan peralatan. Salah satu kebutuhan yang tengah diupayakan adalah penggunaan alat berat amfibi berukuran kecil yang dapat menjangkau alur sungai dengan akses terbatas.

Koordinasi tersebut diperlukan mengingat kondisi lapangan tidak memungkinkan penggunaan sembarang alat berat. Dengan dukungan peralatan yang sesuai, proses pengerukan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan membantu memperlancar aliran air menuju saluran pembuangan.

Wali Kota berharap pekerjaan drainase dan pembersihan sungai dapat dilakukan secepat mungkin, terutama sebelum intensitas hujan meningkat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pekerjaan tetap harus berjalan sekalipun hujan turun, karena penanganan genangan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Sementara itu, peninjauan di kawasan Pancuran dilakukan untuk memastikan perkembangan penanganan saluran air yang sebelumnya mengalami penyumbatan. Wali Kota melihat langsung progres pekerjaan yang telah dilakukan sejak pekan sebelumnya bersama jajaran DPUTR dan unsur kewilayahan.

Ia menyampaikan bahwa penanganan di kawasan tersebut terus berjalan, termasuk upaya mengatasi hambatan aliran air hingga ke bagian bawah jalur rel kereta api. Pekerjaan di area tersebut juga melibatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI), mengingat keberadaan jalur rel menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya memperlancar aliran air.

“Alhamdulillah, sudah ada progres dari pekerjaan yang dilakukan pekan lalu. Kita berharap saluran di kawasan Pancuran bisa kembali lancar. Memang kita belum bisa menyelesaikan seluruh persoalan banjir sekaligus, tetapi paling tidak kita berupaya agar genangan tidak bertahan terlalu lama dan air bisa lebih cepat surut,” kata Wali Kota.

Ia menambahkan, penyelesaian titik-titik penyumbatan menjadi salah satu prioritas agar aliran air tidak kembali tertahan ketika hujan turun. Pemkot Cirebon menargetkan pekerjaan pada saluran yang tersumbat di kawasan Pancuran dapat diselesaikan dalam pekan ini, dengan tetap memperhatikan kondisi teknis di lapangan.


Menurut Wali Kota, penanganan genangan membutuhkan kerja yang berkelanjutan dan koordinasi lintas pihak. Pemerintah tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan setelah terdampak genangan, tetapi juga berupaya membenahi sistem drainase agar persoalan serupa dapat dikurangi dari hulunya.

Melalui pembangunan drainase baru di Jalan Tentara Pelajar, pembersihan Sungai Cigeujeng, serta penanganan saluran di kawasan Pancuran, Pemkot Cirebon berharap aliran air semakin lancar dan dampak genangan terhadap aktivitas warga dapat diminimalkan.

Wali Kota menegaskan, pemerintah akan terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan dan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar penanganan persoalan drainase memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Cirebon.

 

(Elias) 

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Babinsa Gilingan Latih PBB dan Bentuk Karakter Siswa SD


Uploaded Image

Surakarta – Dalam rangka pemantapan kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa SD serta sebagai wujud pembinaan pertahanan wilayah, Babinsa berperan utama memberikan pembinaan kepada generasi muda.

Babinsa Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Fajar H. dan Koptu Tutut C. melaksanakan pembinaan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan pembentukan karakter untuk menjaga disiplin, kepatuhan, kekompakan kerja tim, dan mengembangkan konsentrasi anak sekolah bertempat di halaman SD Rejosari RT 02/RW 15 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Senin (12/10/2026).

Kegiatan pembinaan PBB dan pembentukan karakter ini bertujuan untuk memupuk dan meningkatkan sikap disiplin, patuh, kompak, dan mengembangkan konsentrasi siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar di sekolah.

Serma Fajar menyampaikan bahwa latihan PBB sangat penting untuk membentuk karakter anak sejak usia dini agar memiliki jiwa disiplin, tanggung jawab dan cinta tanah air.

"Melalui latihan PBB ini diharapkan anak-anak SD Rejosari dapat lebih disiplin, patuh terhadap guru dan orang tua, kompak dalam kebersamaan, serta fokus dalam belajar," ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan yang dilakukan Babinsa, karena sangat membantu dalam membentuk sikap dan mental siswa agar lebih berkarakter dan berakhlak baik.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan penuh semangat, terlihat antusiasme para siswa mengikuti setiap aba-aba yang diberikan oleh Babinsa.

Penulis : Arda 72