All Posts | Rakyat Nusantara News

Berita Terkini

Demi Menjaga Ketentraman Dan Kenyamanan Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari Bersama Linmas Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta  - Piket Koramil 02/Banjarsari Serma Isdianto melaksanakan patroli bersama Linmas mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif d...

Postingan Populer

Minggu, 25 Oktober 2026

Perhatikan Aliran Air, Satgas TMMD Siapkan Pembangunan Gorong-Gorong di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Pembangunan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut dengan memperhatikan kondisi aliran air di sepanjang jalur yang dibuka. Salah satu tahap yang disiapkan ialah pembangunan gorong-gorong pada titik lintasan air yang berada di kawasan pertanian warga. Minggu (25/10/2026)

Persiapan tersebut dilakukan melalui pengukuran di lokasi yang memperlihatkan aliran air melintasi jalur pembukaan jalan. Tahapan ini diperlukan untuk menentukan kebutuhan teknis gorong-gorong agar aliran air tetap terjaga ketika jalan selesai dibangun.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menegaskan bahwa keberadaan gorong-gorong merupakan bagian penting dari pembangunan jalan, terutama di wilayah yang memiliki persawahan dan kebun warga.

“Pembangunan gorong-gorong penting untuk memastikan aliran air tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu fungsi jalan. Karena jalur ini melintasi kawasan pertanian, kondisi aliran air perlu diperhatikan agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” ujarnya.

Jalan yang menjadi sasaran fisik utama TMMD ke-130 tersebut direncanakan memiliki panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Jalur ini menghubungkan Kampung Gunung Geulis dengan sejumlah wilayah, termasuk Kampung Cisaga, Babakan Loa, dan Cisegel, di Desa Cupunagara.

Selain membuka konektivitas antarkampung, pembangunan jalan tersebut berada di kawasan yang mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Karena itu, penanganan titik lintasan air menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan untuk menunjang fungsi jalan sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Percepat Pembukaan Jalan, Satgas TMMD Kerahkan Alat Berat di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Pengerjaan jalan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus dikebut. Hingga Minggu (25/10/2026), progres pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter tersebut mencapai 28 persen atau sekitar 420 meter.

Untuk mempercepat pengerjaan, Satgas TMMD mengerahkan tiga unit alat berat, yakni ekskavator, bulldozer, dan roller. Ketiganya mendukung pekerjaan penggalian dan pemindahan tanah, perataan badan jalan, serta pemadatan permukaan jalur yang sedang dibuka.

Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andriana Belo, menjelaskan bahwa dukungan alat berat tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan.

“Penambahan alat berat ini merupakan upaya untuk mempercepat pembukaan jalan. Dengan dukungan ekskavator, bulldozer, dan roller, pekerjaan penggalian, perataan, hingga penyiapan badan jalan dapat dilakukan lebih efektif sesuai kondisi medan,” ujar Pasiter.

Jalur dengan lebar 4 meter tersebut melintasi kawasan persawahan dan kebun milik warga. Pembukaan akses ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas pertanian di Desa Cupunagara.

Melalui pengerjaan bertahap dan dukungan alat berat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mengupayakan penyelesaian sasaran jalan sesuai target. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses wilayah dan mendukung pemerataan pembangunan di pedesaan.

Satgas TMMD Bangun SAB Titik Kedua di Kampung Cilutung, Fasilitas Air Bersih Disiapkan untuk Warga


RN NEWS (Subang) - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang terus mengerjakan pembangunan sarana air bersih (SAB) di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kali ini, pengerjaan berlanjut pada sasaran SAB titik kedua yang berlokasi di Kampung Cilutung, Dusun 1, RT 02/RW 06. Minggu (25/10/2026)

Personel Satgas terlihat bergotong royong menempatkan tandon air pada struktur penampungan. Penyiapan tandon dan jaringan pipa menjadi bagian dari pekerjaan untuk mendukung penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam program TMMD. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan fasilitas agar nantinya dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.

“Pembangunan sarana air bersih ini menjadi bagian dari upaya kami membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik agar fasilitas yang dibangun nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Ketua RW setempat, Pak Patana, menyambut baik pembangunan SAB di wilayahnya. Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan air bersih masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga Kampung Cilutung setelah pengerjaan selesai.

“Kami menyambut baik pembangunan sarana air bersih ini. Harapannya, setelah selesai dan dapat digunakan, fasilitas ini membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga di lingkungan kami,” ungkap Pak Patana.

Pembangunan SAB titik kedua ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang mencakup lima titik sarana air bersih. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Petani Cupunagara Berharap Jalan TMMD Permudah Aktivitas Pertanian


RN NEWS (Subang) - Pembangunan jalan melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang membawa harapan bagi petani di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Di sebuah saung dekat lokasi pembukaan jalan, Minggu (25/10/2026), Pak Ade berbincang dengan personel Satgas sambil menyampaikan harapannya agar jalan baru tersebut dapat mempermudah berbagai aktivitas pertanian.

Bagi Pak Ade, akses jalan yang lebih baik bukan hanya memudahkan perjalanan menuju lahan. Jalan tersebut juga diharapkan membantu kegiatan sehari-hari, mulai dari mengangkut pupuk dan kebutuhan pertanian, menjangkau kebun, hingga membawa hasil panen.

Selama ini, berbagai pekerjaan pertanian membutuhkan akses yang memadai agar waktu dan tenaga dapat digunakan lebih efektif. Karena itu, pembangunan jalan menjadi harapan tersendiri bagi Pak Ade dan warga yang menggantungkan aktivitasnya pada lahan pertanian.

“Harapannya, setelah jalan ini selesai, semua aktivitas pertanian bisa lebih mudah. Mau membawa hasil panen, mengangkut pupuk, atau pergi ke kebun juga lebih terbantu. Jadi, pekerjaan sehari-hari bisa lebih ringan,” ungkap Pak Ade.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembangunan jalan di Cupunagara diharapkan dapat menjawab kebutuhan akses masyarakat, termasuk warga yang beraktivitas di kawasan pertanian.

“Jalan ini diharapkan dapat membantu mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk para petani yang perlu menjangkau lahan dan membawa hasil pertanian. Karena itu, pengerjaan jalan ini menjadi salah satu sasaran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi Pak Ade, manfaat pembangunan ini nantinya akan terasa melalui kegiatan yang dilakukannya setiap hari. Kemudahan menjangkau lahan dan membawa kebutuhan maupun hasil pertanian menjadi harapan nyata dari pembangunan akses di lingkungan tempat tinggalnya.

Jalan yang menjadi sasaran fisik utama TMMD ke-130 tersebut direncanakan memiliki panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Jalurnya melintasi kawasan persawahan dan kebun warga serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas sejumlah wilayah di Desa Cupunagara.

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Pucangsawit Bersama Lurah dan Linmas Laksanakan Patroli Siskamling

Surakarta - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Pucangsawit Koramil 04/Jbres kodim 0735/Surakarta Sertu Tarto besama Bhabinkamtibmas, Lurah Pucangsawit dan Linmas melaksanakan patroli siskamling dalam rangka pantau wilayah kelurahan Pucangsawit. Sabtu (24/10/2026) pukul 21.00 wib.

Kegiatan patroli ini dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif dan mencegah potensi gangguan keamanan. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Lurah dan Linmas berkeliling wilayah serta menyempatkan diri berdialog dengan warga yang sedang berjaga.

Sertu Tarto menyampaikan bahwa kerja sama dengan masyarakat seperti ini sangat penting untuk memperkuat keamanan wilayah. “Patroli ini bukan hanya tugas TNI, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi TNI dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara Lurah Pucangsawit Iwan Setyawan mangatakan “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa  dan Bhabinkamtibmas yang selalu rutin patroli siskamling di Kelurahan Pucangsawit ini, sehingga masyarakat merasa aman ada nya kegiatan ini” pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Video Remaja Bawa Sajam Viral di Pantura Indramayu, Polisi Amankan 9 Orang



INDRAMAYU – Polres Indramayu Polda Jawa Barat, mengamankan sembilan remaja terkait video viral yang memperlihatkan dugaan aksi geng motor membawa senjata tajam di jalur Pantura, Kabupaten Indramayu.

Kesembilan remaja yang berusia 15 hingga 17 tahun itu diamankan setelah Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Unit Reskrim Polsek Widasari dan Polsek Jatibarang melakukan penyelidikan terhadap rekaman yang beredar di media sosial.

Video tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat karena memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan dilakukan setelah kepolisian memperoleh informasi mengenai video tersebut pada Sabtu (24/10/2026).

Dari hasil penelusuran, polisi mengidentifikasi sejumlah remaja yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa dalam rekaman tersebut.

Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi keberadaan sejumlah remaja dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu senjata tajam jenis golok, satu celurit, enam telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam beserta kuncinya.

AKP Tarno menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula dari komunikasi antara dua kelompok remaja melalui media sosial Instagram.

Komunikasi itu kemudian berkembang menjadi rencana pertemuan di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Sejumlah remaja diduga datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam.

Namun, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh polisi, kedua kelompok belum sempat terlibat bentrokan fisik.

Salah satu kelompok disebut memilih berbalik arah dan meninggalkan lokasi setelah melihat jumlah anggota kelompok lain yang lebih banyak.

Kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, kepemilikan senjata tajam, serta peran masing-masing remaja yang telah dimintai keterangan.

Setelah diamankan, kesembilan remaja dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan selanjutnya diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu mengingat seluruh remaja yang diamankan masih berusia di bawah 18 tahun.

AKP Tarno menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan masing-masing anak berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.

Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya aksi serupa yang dapat membahayakan keselamatan remaja maupun masyarakat pengguna jalan.

Selain melakukan penyelidikan, kepolisian mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah keterlibatan anak-anak dalam kekerasan jalanan.

Orang tua diharapkan meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk pergaulan serta penggunaan media sosial, kata AKP Tarno, Minggu (25/10/2026)

Perselisihan yang bermula dari komunikasi di dunia maya tidak seharusnya berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.

Pihaknya juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui adanya kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran atau membawa senjata tajam.

Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 maupun layanan kepolisian "Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.

Melalui langkah penyelidikan dan pencegahan, kepolisian berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus melindungi masa depan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.

Perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Jelas AKP Tarno. (Firnas)

Sabtu, 24 Oktober 2026

Gencarkan Pasar! Pertamina SMEXPO 2026 Hadir di Cirebon


RN NEWS (Kota Cirebon) -
Produk usaha mikro dan kecil (UMK) lokal perlu mendapat ruang yang lebih luas agar mampu berkembang, menjangkau pasar baru, dan bersaing di tengah perubahan ekonomi digital. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus pelaksanaan Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Cirebon 2026 yang resmi digelar di CSB Mall Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan yang diselenggarakan PT Pertamina Patra Niaga bersama PT Pertamina (Persero) tersebut. Berlangsung selama tiga hari, SMEXPO 2026 menjadi kesempatan bagi para pelaku UMK binaan Pertamina untuk memperkenalkan produk unggulan, bertemu calon pembeli, serta memperluas jaringan pemasaran dan kerja sama bisnis.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas kepercayaan menjadikan Kota Cirebon sebagai salah satu lokasi pelaksanaan SMEXPO. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat bersama PT Pertamina (Persero). Kehadiran SMEXPO 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BUMN memiliki peran penting dalam mendorong UMK agar semakin berkembang, adaptif, dan mampu menghadapi persaingan ekonomi digital,” ujar Wali Kota.


Ia menilai, SMEXPO bukan sekadar pameran produk, melainkan juga sarana pembinaan yang dapat membuka peluang pengembangan usaha secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, pelaku UMK memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus membangun hubungan langsung dengan pembeli potensial, investor, maupun mitra usaha.

Wali Kota berharap, produk-produk unggulan dari Kota Cirebon dan wilayah sekitarnya semakin dikenal karena memiliki kualitas, karakter, serta nilai budaya yang kuat. Menurutnya, potensi lokal tersebut perlu dikembangkan melalui pengelolaan usaha yang profesional, peningkatan kualitas produk, dan strategi pemasaran yang mampu mengikuti kebutuhan pasar.

“Produk lokal kita memiliki keunggulan dan ciri khas tersendiri. Saya berharap para pelaku UMK dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, membangun komunikasi dengan calon pembeli, mempelajari perkembangan selera pasar, dan menangkap peluang kerja sama yang ada. Kita ingin produk dari Cirebon tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Wali Kota menambahkan, perkembangan ekonomi Kota Cirebon yang menunjukkan tren positif perlu dijaga melalui kebijakan yang tepat sasaran dan kerja sama lintas sektor. Ketika UMK mampu meningkatkan skala usahanya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan perputaran ekonomi daerah.


Pemerintah Kota Cirebon, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) serta didukung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), terus mendorong penguatan kapasitas pelaku UMK melalui pendampingan dan berbagai program strategis. Namun, Effendi menegaskan, upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia usaha dan BUMN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan. Kolaborasi seperti yang dilakukan Pertamina ini merupakan bentuk gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Ketika UMK kita naik kelas, dampaknya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Marcelino Verieza, menjelaskan bahwa SMEXPO merupakan agenda rutin Pertamina untuk memberikan ruang promosi sekaligus mendorong pengembangan UMK binaan. Program tersebut menjadi bagian dari peran Pertamina Patra Niaga yang tidak hanya menjalankan bisnis distribusi energi, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Roberth, penguatan UMK merupakan salah satu bentuk dukungan Pertamina dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Melalui program pembinaan, pelaku usaha didorong meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, memenuhi persyaratan sertifikasi dan perizinan, hingga memperluas jangkauan pemasaran.

“SMEXPO ini bukan hanya kegiatan pameran, tetapi juga bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga untuk turut serta dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin UMK mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk berkembang, meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak UMK yang mampu naik kelas, bahkan membawa produknya ke pasar ekspor,” ujar Roberth.

Ia mengungkapkan, pemilihan Kota Cirebon sebagai lokasi SMEXPO didasarkan pada potensi daerah yang dinilai semakin berkembang, terutama di sektor pariwisata. Akses transportasi melalui jalan tol dan kereta api turut mendukung mobilitas wisatawan, sehingga Cirebon memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu tujuan wisata sekaligus pusat aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian timur.

Kondisi tersebut, lanjutnya, perlu diimbangi dengan kesiapan pelaku UMK dalam menyediakan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing. Wisatawan yang datang ke Cirebon diharapkan tidak hanya menikmati wisata kuliner, tetapi juga tertarik membeli produk-produk lokal sebagai bagian dari pengalaman berkunjung.

Roberth menyebutkan, Pertamina telah membina sekitar 684 UMK di Kota Cirebon. Pembinaan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Dekranasda, serta berbagai lembaga terkait untuk memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.

“Kami melihat Cirebon memiliki peluang yang besar. Kota ini tidak hanya mempunyai daya tarik wisata dan kuliner, tetapi juga potensi produk UMK yang dapat dikembangkan lebih jauh. Karena itu, kami ingin mendorong agar produk-produk lokal memiliki kualitas, manajemen, dan cara pemasaran yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain,” jelasnya.


Ia menambahkan, pelaksanaan SMEXPO di Cirebon merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pertamina di wilayah Jawa Bagian Barat. Setelah sebelumnya diselenggarakan di Pekanbaru, kegiatan di Cirebon menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pemberdayaan UMK sebelum berlanjut ke Cilacap, Jawa Tengah.

Pertamina Patra Niaga juga berharap kegiatan ini memberikan dampak yang lebih luas daripada transaksi selama pameran berlangsung. Penguatan UMK diharapkan dapat terhubung dengan sektor lain, seperti pariwisata, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga tercipta efek berganda yang mendukung pertumbuhan daerah.

“Kami berharap SMEXPO di Kota Cirebon dapat menjadi contoh bahwa pemberdayaan UMK bisa dilakukan melalui kolaborasi yang konkret. Dampaknya tidak berhenti pada pelaku usaha yang mengikuti pameran, tetapi juga dapat memberikan motivasi kepada UMK lainnya untuk terus belajar, memperbaiki pengelolaan usaha, menjaga kualitas produk, dan berani memperluas pasar,” ungkap Roberth.

 

(elias) 

Satgas TMMD ke-130 dan Warga Cinaga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan


RN NEWS (Subang) - Semangat gotong royong ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat melalui kegiatan Jumat Bersih di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD bersama Ketua RW, Dadang, dan warga membersihkan jalan lingkungan. Mereka menyapu permukaan jalan serta membersihkan rumput dan tumbuhan liar di sepanjang sisi jalan agar lingkungan permukiman tetap bersih dan nyaman.

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran personel Satgas di tengah warga juga memperkuat hubungan sosial melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan bahwa keterlibatan anggota dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat gotong royong bersama masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua RW setempat, Dadang, menyambut baik keterlibatan personel Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan seperti ini dapat mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Kami senang bisa bekerja bersama anggota Satgas TMMD. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi penyemangat bagi warga untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Jumat Bersih, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Satgas TMMD ke-130 Makan Bersama Warga, Uang Ransum Bantu Gerakkan Ekonomi Lokal


RN NEWS (Subang) - Kebersamaan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat saat mereka makan bersama setelah melaksanakan pekerjaan sasaran fisik di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Suasana akrab tampak ketika anggota Satgas dan warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Momen tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan program TMMD, ketika prajurit dan masyarakat bekerja berdampingan untuk mendukung pembangunan desa.

Dalam pelaksanaannya, uang ransum personel Satgas diberikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Pola ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat sekaligus menghadirkan kesempatan bagi anggota Satgas dan warga untuk menikmati hidangan bersama setelah menyelesaikan pekerjaan.

Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa mekanisme tersebut menjadi salah satu cara agar kehadiran Satgas TMMD turut memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitar lokasi kegiatan.

“Uang ransum personel kami berikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Dengan begitu, masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan TMMD, sementara makanan yang disiapkan bisa dinikmati bersama oleh anggota Satgas dan warga,” ujar Dandim.

Warga setempat, Wahyu, turut merasakan suasana kebersamaan tersebut. Makan bersama setelah bekerja menghadirkan kesempatan bagi warga dan anggota Satgas untuk berinteraksi lebih dekat dalam suasana kekeluargaan.

Kebersamaan seperti ini melengkapi pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-130, termasuk pembangunan Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan. Selain mendorong pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut memperkuat hubungan sosial dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mendorong pembangunan desa yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun penguatan kebersamaan dan kepedulian terhadap perekonomian warga.

Rehabilitasi Musola At-Taufik Berlanjut, Satgas TMMD ke-130 Mulai Pengecatan Interior


RN NEWS  (Subang) - Rehabilitasi Musola At-Taufik di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang kini mulai melakukan pengecatan pada bagian dalam musola sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi tempat ibadah masyarakat, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan dokumentasi di lapangan, anggota Satgas terlihat mengecat bagian plafon dan area interior musola. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan rehabilitasi untuk memperbaiki tampilan ruangan agar lebih bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Rehabilitasi tempat ibadah ini merupakan salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pelaksanaannya diharapkan dapat mendukung kenyamanan warga sekaligus menjaga keberadaan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi musola menjadi bagian dari komitmen Satgas dalam membantu memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

“Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik ini, kami berharap tempat ibadah warga menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan. Kami ingin sasaran TMMD yang dikerjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengurus Dewan Kemakmuran Musola (DKM) At-Taufik, Bapak Makmur, menyambut baik pelaksanaan rehabilitasi tersebut. Perbaikan musola diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah warga dan membuat masyarakat semakin nyaman saat menggunakannya.

“Kami bersyukur musola ini mendapat perhatian melalui program TMMD. Semoga setelah diperbaiki, warga semakin nyaman beribadah dan kegiatan keagamaan di sini dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkap Makmur.

Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendukung pembangunan fasilitas masyarakat di Desa Cupunagara. Pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan, termasuk dalam menunjang kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Pembangunan Pos Kamling di Cihaur Wetan Berlanjut, Dinding Mulai Diplester


RN NEWS (Subang) - Pembangunan Pos Kamling yang menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Personel Satgas bersama warga melaksanakan pekerjaan plesteran dinding Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Dalam dokumentasi kegiatan, anggota Satgas TMMD terlihat bekerja bersama warga meratakan adukan semen pada permukaan dinding bangunan. Tahap plesteran ini menjadi bagian dari proses pengerjaan untuk mempersiapkan dinding sebelum memasuki tahap penyelesaian berikutnya.

Pembangunan Pos Kamling tersebut dilaksanakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses pengerjaan turut memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun di lingkungan mereka.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa pembangunan Pos Kamling merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

“Pembangunan Pos Kamling ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi warga. Melalui kerja bersama Satgas dan masyarakat, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mendukung tersedianya fasilitas yang dibutuhkan lingkungan,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik kelanjutan pembangunan Pos Kamling tersebut. Keterlibatan Satgas TMMD bersama masyarakat dalam pengerjaan bangunan menjadi wujud kebersamaan dalam mewujudkan fasilitas lingkungan yang dapat dimanfaatkan bersama.

Pembangunan Pos Kamling ini menjadi salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Rehabilitasi Rutilahu TMMD ke-130 Berlanjut, Dinding Rumah Emak Ruhimah Mulai Diplester dan Diaci


RN NEWS (Subang) - Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan perkembangan. Rumah milik Emak Ruhimah dan suaminya, Abah Rusman, di Kampung Cilalay, RT 03 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, kini memasuki tahap pengerjaan plester dan aci dinding, Sabtu (24/10/2026).

Pada tahap ini, pengerjaan difokuskan pada perataan permukaan dinding menggunakan adukan semen, kemudian dilanjutkan dengan pengacian untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi agar kondisi rumah semakin baik dan siap memasuki tahapan penyelesaian berikutnya.

Personel Satgas TMMD ke-130 bersama warga terus melaksanakan pengerjaan secara bertahap. Setiap tahapan dilakukan untuk meningkatkan kondisi hunian agar lebih layak, sekaligus memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi Rutilahu merupakan salah satu sasaran tambahan yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.

“Melalui program rehabilitasi Rutilahu ini, kami berharap rumah yang dikerjakan dapat menjadi lebih layak dan nyaman bagi penghuninya. Satgas TMMD terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Bagi Emak Ruhimah dan Abah Rusman, proses rehabilitasi tersebut menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal dengan kondisi yang lebih baik. Pengerjaan yang terus berlanjut membawa rumah mereka semakin dekat menuju penyelesaian.

Rehabilitasi Rutilahu ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, Satgas TMMD ke-130 berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Kebersamaan personel TNI dan masyarakat dalam proses rehabilitasi menjadi wujud gotong royong untuk mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.

Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran, Kapolres Kuningan Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan TNGC



KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) guna memastikan penanganan dan proses pemadaman api berjalan secara optimal.

Di tengah kepulan asap dan areal semak belukar yang terbakar, Kapolres Kuningan bersama personel kepolisian dan tim gabungan menyisir lokasi-lokasi rawan titik api. Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memantau situasi terkini di lapangan serta menyusun strategi pemadaman yang tepat bersama unsur TNI, BPBD, Polhut, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di titik lokasi kebakaran merupakan bentuk komitmen penuh dalam menanggulangi musibah karhutla serta melindungi kawasan konservasi Gunung Ciremai dari kerusakan yang lebih luas.

"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh personel gabungan bekerja secara efektif dalam mengendalikan titik api, sekaligus memastikan keselamatan petugas yang berjuang memadamkan api di medan yang cukup terjal ini," ujar Kapolres Kuningan.
Selain memimpin dan memantau upaya pemadaman darat, pihak Polres Kuningan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mengantisipasi munculnya titik api baru serta mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di kawasan hutan dan lahan.

(Firnas)

Jumat, 23 Oktober 2026

Isu Gelper di Rohul Memanas, Pemilik Warung Bantah Ada Aktivitas Judi




ROKAN HULU — Isu dugaan aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menjadi sorotan setelah sejumlah pemberitaan media online dan unggahan akun TikTok menyebut adanya lokasi perjudian di Kelurahan Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu.

Menanggapi informasi tersebut, Ronal, pemilik usaha warung yang disebut dalam pemberitaan, angkat bicara. Ia membantah tudingan bahwa tempat usahanya menyediakan lokasi perjudian dan menilai informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kepada awak media, Jumat (23/10/2026), Ronal menegaskan bahwa menurut keterangannya, tidak ada aktivitas perjudian di warung yang dikelolanya sebagaimana yang dituduhkan.

“Berita yang beredar luas itu saya nilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Di warung saya sama sekali tidak ada tempat perjudian seperti yang diberitakan,” ujar Ronal.

Ia menyayangkan beredarnya informasi yang dinilainya dapat merugikan usaha serta membentuk persepsi negatif di tengah masyarakat sebelum kebenarannya dipastikan.

Sebagai pemilik usaha di Kelurahan Pematang Tebih, Ronal meminta agar setiap informasi yang menyangkut tempat usahanya terlebih dahulu diverifikasi berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial maupun media online sebelum mengetahui kebenarannya.

Menurut Ronal, masyarakat perlu memahami perbedaan antara gelanggang permainan dan aktivitas perjudian. Namun, ia menegaskan bahwa penilaian terhadap suatu usaha harus didasarkan pada fakta di lapangan, bukan sekadar dugaan atau informasi yang belum terverifikasi.

Warga Tambusai Utara Turut Angkat Bicara

Klarifikasi serupa disampaikan seorang warga Desa Bangun Jaya, wilayah Kecamatan Tambusai Utara, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga tersebut menyatakan bahwa berdasarkan pengamatannya, ia tidak melihat aktivitas perjudian seperti yang disebutkan dalam sejumlah pemberitaan media online maupun unggahan akun TikTok.

“Kami melihat di daerah kami tidak ada aktivitas perjudian seperti yang diberitakan beberapa media online atau akun TikTok,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila ditemukan aktivitas perjudian di wilayahnya, masyarakat berharap pihak terkait dapat mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga itu juga mengingatkan insan pers agar mengedepankan verifikasi sebelum menerbitkan informasi, terutama pemberitaan yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh insan pers agar tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya, karena hal itu dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” katanya.

Verifikasi Diperlukan agar Informasi Berimbang

Klarifikasi Ronal dan keterangan warga tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan sudut pandang pihak yang merasa dirugikan oleh informasi yang beredar.

Untuk memastikan persoalan ini secara utuh, diperlukan verifikasi independen terhadap informasi yang dipersoalkan, termasuk pemeriksaan kondisi di lapangan dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Dalam pemberitaan yang menyangkut dugaan aktivitas perjudian, prinsip akurasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah perlu tetap dijunjung tinggi. Tuduhan yang belum terverifikasi tidak semestinya disajikan sebagai fakta yang telah terbukti.

Masyarakat diharapkan tetap cermat menyikapi informasi yang beredar. Sementara itu, media dituntut menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan kesalahpahaman.

(Tim)

Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad Secara Virtual




PASIR PANGARAYAN – Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas IIA Pekanbaru bersama Ustadz Abdul Somad (UAS), Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui kanal YouTube sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan.



Kegiatan tabligh akbar ini menjadi salah satu sarana pembinaan rohani untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, sekaligus memberikan motivasi agar mereka dapat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Melalui tausiah yang disampaikan Ustadz Abdul Somad, warga binaan diharapkan memperoleh pemahaman keagamaan yang lebih baik serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

“Melalui kegiatan tabligh akbar ini, kami berharap warga binaan dapat mengambil hikmah dan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri. Pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak yang lebih baik,” ujar Andi Rahman menyampaikan pesan Kalapas.

Ia menambahkan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan berbagai program pembinaan yang positif dan bermanfaat bagi warga binaan. Pemanfaatan teknologi melalui kegiatan virtual juga menjadi salah satu cara untuk memperluas akses warga binaan terhadap kegiatan keagamaan dan pembelajaran rohani.

Dengan mengikuti kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan semakin termotivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan baik, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Melalui pembinaan kepribadian yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen mendukung proses pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku, penguatan moral, dan reintegrasi sosial warga binaan.

***Friska Manalu***

Perkuat Silaturahmi dan Nilai Religius, Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Tabligh Akbar HUT ke-27 Rohul




PASIR PANGARAYAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, yang diwakili oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Moch. Subhan Zakaria, menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (22/10/2026).



Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Islamic Center Pasir Pangarayan tersebut menghadirkan penceramah kondang, K.H. Taufiqurrahman, S.Q., yang dikenal luas dengan sebutan Ustadz Pantun. Tabligh Akbar ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Rokan Hulu sekaligus momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.



Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Moch. Subhan Zakaria menyampaikan bahwa kehadiran Lapas Pasir Pangarayan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya mempererat hubungan dan sinergi antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.

“Melalui kegiatan Tabligh Akbar ini, kita berharap nilai-nilai keagamaan semakin memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Rokan Hulu yang lebih baik. Momentum HUT ke-27 ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk terus memperkuat sinergi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Subhan mewakili Kalapas Efendi Parlindungan Purba.

Ia menambahkan, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai moral, spiritual, dan persaudaraan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus menjalin hubungan baik dan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu serta seluruh unsur terkait dalam mendukung terciptanya masyarakat yang aman, harmonis, dan religius.

***Friska Manalu**"

Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Serma Taufik Mukhlis melaksanakan Patroli malam bersama anggota Linmas di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis (22/10/2026) Pukul 21.00 Wib. 

Menjadi perhatian khusus dari Piket Koramil 04/Jebres, terutama pada sasaran kegiatan Patroli malam ini meliputi sektor berupa pasilitas umum maupun tempat-tempat yang tingkat kerawanannya dianggap perlu perhatian dari Piket Koramil 04/Jebres malam ini.

Walaupun dengan kondisi terbatas, kegiatan Patroli malam tetap dilaksanakan oleh Piket Koramil 04/Jebres bersama anggota Linmas  secara terus menerus dan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya niat dari para pelaku yang akan berbuat kejahatan hingga terjadi aksi kriminalitas dan yang paling utama adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan istirahat dan yang beraktifitas dimalam hari.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Salat Jumat Bersama Warga, Satgas TMMD Pererat Kebersamaan di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Huda, Kampung Cupunagara, RT 02/RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kebersamaan prajurit dengan masyarakat di tengah pelaksanaan program TMMD.

Melalui ibadah berjamaah, anggota Satgas berbaur dengan warga dalam suasana khidmat. Kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa interaksi antara prajurit dan masyarakat terjalin tidak hanya saat pengerjaan sasaran pembangunan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting selama pelaksanaan tugas di Desa Cupunagara.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat terus menjalin silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat. Kami berharap hubungan baik antara Satgas TMMD dan warga terus terpelihara selama pelaksanaan program maupun setelahnya,” ujarnya.

Kehadiran personel Satgas di Masjid Nurul Huda juga menjadi gambaran kedekatan prajurit dengan lingkungan tempat mereka bertugas. Hubungan yang terjalin melalui interaksi sehari-hari diharapkan mendukung terciptanya suasana yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

Kebersamaan dalam salat Jumat berjamaah tersebut menjadi salah satu bentuk interaksi positif selama pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Dengan hubungan yang terus terjaga, semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat diharapkan semakin kuat.

Terima Laporan Warga, Satgas TMMD Gerak Cepat Sambangi Lansia Sakit di Cupunagara


RN NEWS (Subang) - Respons cepat ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang setelah menerima laporan warga mengenai seorang lanjut usia yang sedang sakit dan tinggal seorang diri di Kampung Cupunagara, Dusun 2, RT 02/RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Satgas segera mendatangi kediaman Emak Inah untuk melihat langsung kondisinya. Berdasarkan informasi yang diterima, Emak Inah selama ini tinggal seorang diri dan menggunakan tongkat sebagai alat bantu ketika hendak berpindah tempat atau melakukan aktivitas sehari-hari.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Satgas terhadap kondisi warga yang membutuhkan perhatian. Respons ini juga menunjukkan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan personel Satgas agar informasi mengenai kondisi warga dapat segera ditindaklanjuti.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa laporan dari masyarakat menjadi perhatian bagi anggota Satgas untuk mengetahui kondisi warga di wilayah pelaksanaan TMMD.

“Begitu menerima informasi dari warga, anggota Satgas segera mendatangi rumah yang bersangkutan untuk melihat kondisinya secara langsung. Kami ingin memastikan bahwa komunikasi dengan masyarakat tetap terjalin sehingga kondisi warga yang membutuhkan perhatian dapat diketahui,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap warga, khususnya lanjut usia yang sedang sakit dan tinggal seorang diri, memerlukan perhatian bersama. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan Satgas TMMD diharapkan dapat membantu mengetahui kebutuhan warga yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Melalui kunjungan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi warga dalam kehidupan sehari-hari. Respons terhadap laporan masyarakat diharapkan terus memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah desa, dan warga Cupunagara.

Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas dan Cegah Balap Liar, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar "Police Goes to School" di SMAN 1 Mandirancan



KUNINGAN — Guna mengedukasi generasi muda sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan menggelar program Police Goes to School di SMA Negeri 1 Mandirancan pada Jumat (23/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kuningan, IPDA Alfan Rizki Riswandi, S.H., CPHR., mewakili Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K.

Dalam sosialisasi ini, petugas menyampaikan materi krusial mengenai etika berkendara yang aman, pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, penggunaan helm standar SNI, hingga pemenuhan kelengkapan kendaraan seperti spion, plat nomor resmi, dan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi siswa yang telah cukup umur.

Selain aspek keselamatan jalan raya, Sat Lantas Polres Kuningan memberi perhatian khusus pada upaya pencegahan kenakalan remaja, bahaya aksi balap liar, penggunaan knalpot tidak standar (brong), serta potensi keterlibatan pelajar dalam kelompok geng motor maupun tawuran.

"Melalui program Police Goes to School, kami berupaya menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini. Kami mengimbau para siswa untuk menjauhi aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong. Selain mengganggu ketertiban umum, hal tersebut sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujar IPDA Alfan Rizki Riswandi.

Pada kesempatan yang sama, jajaran Sat Lantas Polres Kuningan juga berkoordinasi dengan Kepala Sekolah dan dewan guru SMAN 1 Mandirancan guna memperkuat pengawasan preventif terhadap aktivitas berkendara para siswa di luar jam sekolah.
Melalui pendekatan edukatif ini, Sat Lantas Polres Kuningan berharap kesadaran hukum dan budaya tertib lalu lintas di kalangan pelajar SMAN 1 Mandirancan dapat terus meningkat, sekaligus mempererat hubungan yang humanis antara institusi Polri dan dunia pendidikan.

(Firnas)