KOTA CIREBON — Sebuah peristiwa kurang menyenangkan dialami oleh Subadi, yang akrab disapa Mamo, seorang penjual warung kopi (warkop) yang berdagang di Jalan Kapten Samadikun, tepatnya di depan UD Barokah Jaya, Toko Bahan Bangunan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Pada Sabtu pagi, 26 September 2026, tak lama setelah waktu sholat Subuh, ponsel miliknya berhasil digasak oleh orang yang tidak dikenal saat ia terlelap di tempat usahanya.
Mamo menceritakan bahwa pada saat kejadian, suasana masih pagi buta dan lingkungan sekitar warung sedang sepi. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pelaku yang tidak diketahui identitasnya untuk melancarkan aksinya.
"Saat itu saya tertidur pulas karena suasana masih sepi. Ponsel saya diletakkan tepat di samping tempat saya beristirahat. Ketika saya terbangun, ponsel itu sudah tidak ada di tempatnya," ungkap Mamo kepada awak media saat ditemui di lokasi kejadian.
Kerugian yang dialami oleh Mamo berupa hilangnya satu unit ponsel merek Samsung tipe A10. Hingga berita ini disampaikan, ponsel tersebut belum ditemukan dan pelaku belum diketahui keberadaannya.
Mamo kemudian menyampaikan imbauan kepada seluruh rekan-rekan penjual warkop, khususnya yang beroperasi di sepanjang jalan raya, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap barang-barang berharga yang dimiliki. Ia berharap kejadian yang menimpanya dapat menjadi pelajaran berharga bagi sesama pelaku usaha kecil untuk lebih teliti dalam menjaga keamanan harta benda mereka.
"Pencuri tidak pernah mengenal waktu dan tempat. Saya berharap apa yang saya alami ini tidak terjadi pada orang lain. Mari kita biasakan menyimpan barang berharga di tempat yang aman dan tidak terlihat, agar kita semua bisa beraktivitas dengan tenang tanpa rasa khawatir," pesan Mamo dengan nada kecewa namun tetap berharap yang terbaik.
(Hendra/Gus)